SATELITNEWS.ID, SERPONG—Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Tangerang Selatan, telah diterapkan sejak 09 Januari lalu. Hal ini tercantum pada Surat Edaran Wali Kota Tangsel No. 443/73/Huk/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Yang Berpotensi Menimbulkan Penularan Covid-19. Namun sayangnya maaih banyak masyarakat yang mengabaikan aturan itu.
Hal ini tampak pada salah satu taman di BSD, Serpong. Taman Perdamaian yang sudah ditutup selama masa pandemi Covid-19 oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), ternyata masih ramai didatangi pengunjung dan pedagang kaki lima (PKL).
Taman Perdamaian yang terletak di Griya Loka, Sektor I.1, BSD City, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, terlihat ramai pengunjung layaknya aktivitas normal pada umumnya, Senin (25/1).
Diketahui, Pemkot Tangsel memperpanjang PPKM mengikuti Keputusan Gubernur Banten No.443/Kep.8-Huk/2021 tentang Perpanjangan Tahap Kelima Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.
Selain dinyatakan ditutup oleh DLH Tangsel, Taman Perdamaian juga disegel oleh Satpol PP Tangsel. Penyegelan itu ditandai dengan garis berwarna kuning-hitam sebagai batas Covid-19. Namun garis-garis tersebut terlihat sudah rusak, dan pengunjung seolah abai dan tidak peduli dengan keberadaan spanduk penutupan taman dari DLH Tangsel.
Terdapat dua spanduk bertuliskan bahwa Taman Perdamaian ditutup sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Pada spanduk itu juga tertera logo Pemkot Tangsel atas nama DLH Tangsel.
Baca Juga: Cegah Tawuran Remaja, Polresta Tangerang Pantau Akun Gangster
Mengetahui hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan Toto Sudarto menyayangkan perilaku pengunjung yang tetap bermain dan nongkrong di sana. Ia juga langsung menghubungi stafnya dan berkoordinasi dengan Satpol PP Tangsel untuk melakukan penertiban.
“Kami sebetulnya sudah berupaya membantu penanganan Covid-19. Adapun kenyataan di lapangan ada saja lokasi yang sudah kami tertibkan kembali ramai,” ucap Toto, Senin (25/1).
Kepala Bidang Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Tangsel, Sapta Mulyana menyebutkan, ia meminta satuannya untuk melakukan patroli menyisir keramaian, terutama titik-titik yang sudah ditertibkan sebelumnya.
“Sudah kami segel beberapa titik kumpul. Salah satunya Taman Perdamaian. Kami sudah kasih garis batas Covid itu, tapi warga ada saja yang tidak peduli seolah pandemi sudah selesai. Padahal penularan masih terjadi. Bahkan angka kematian terus bertambah,” ujar Sapta.
“Tadi Pak Kadis LH juga mengabari saya, berkoordinasi untuk menertibkan Taman Perdamaian. Saya sudah instruksikan patroli menyisir jalan dan titik keramaian,” lanjut Sapta.
Sementara, Kasi Pengelolaan Sampah DLH Tangsel Rastra Yudhatama (Yudha), langsung mendatangi lokasi Taman Perdamaian dan sekitarnya untuk menertibkan dan menghimbau kepada pengunjung bahwa Taman Perdamaian ditutup.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Larang Sahur On The Road, Siapkan Patroli Antisipasi Gangguan Kamtibmas
“Ini saya turun gunung. Menertibkan dan mengingatkan pengunjung kalau taman ini ditutup demi pencegahan penularan Covid-19,” pungkas Yudha. (mg1/jarkasih)
























