SATELITNEWS.ID, LEBAK–Sebanyak sembilan orang pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) resmi dilantik pada Sabtu (06/02). Selain mereka, masih ada lima pengurus Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Lebak periode 2020 – 2021 yang juga dilantik.
Pelantikan dipimpin langsung Ketua PB HMI-MPO Affandi Ismail di Gedung PC NU, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar. Usai dilantik mereka diharapkan bisa menjadi mitra kritis bagi pemerintah.
Pelantikan yang mengusung tema ‘Elaborasi Gerakan Islam Profetik Menuju Tantanan Masyarakat Yang Diridhoi Allah SWT’, tidak mengurangi sejumlah protokol kesehatan, bagi menggunakan masker, sanitizer, dan jaga jarak. Pelantikan HMI MPO Cabang Lebak dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Lebak Doddy Irawan melalui aplikasi Google Meet.
Affandi berpesan kepada para pengurus cabang yang telah dilantik dan seluruh kader HMI-MPO untuk terus melakukan kaderisasi dan merawat tradisi sebagai kaum intelektual sesuai dengan peran dan fungsi mahasiswa. “Kader HMI harus merawat tradisi membaca, diskusi, dan menulis. Karena hal itu yang menjadikan organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia ini mampu berdiri dan menjaga eksistensi hingga saat ini,” kata Ketua PB HMI Affandi.
Ia juga berharap para kader HMI-MPO itu dapat menjadi mitra kritis bagi pemerintah daerah. Sehingga, program yang tidak prorakyat dapat diminimalisasi. “Harus jadi mitra kritis,”tegasnya.
Ketua HMI MPO Cabang Lebak Isandul Umam mengatakan, pihaknya siap menjadi mitra kritis pemerintah sesuai dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan agen kontrol sosial. “HMI Cabang Lebak melalui kemampuan intelektual serta nilai-nilai independensi yang dimiliki setiap kader, akan menjadi mitra kritis pemerintah daerah dalam menjalankan roda pembangunan. Penting untuk setiap kader HMI memiliki nilai-nilai independensi agar setiap langkah perjuangannya tidak mudah di tunggangi oleh pihak luar,” kata Umam.
Dodi Irawan berharap, pengurus dan kader HMI dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan. “Kami mengapresiasi komitmen HMI dalam membentuk generasi muda Islam yang berahlak, dan terus melakukan pengaderan yang menciptakan mahasiswa-mahasiswa intelek, yang diharapkan dapat menjadi mitra kritis dalam upaya membangun Kabupaten Lebak yang lebih maju,” pungkasnya.(mulyana/made)