SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG–Sesosok jenazah berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Ciujung, tepatnya di Kampung Kosa RT 017/ 006, Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, sekitar pukul 11.30 WIB. Mayat yang diperkirakan sudah dua hari itu sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.
Informasi yang dihimpun, mayat dengan ciri-ciri menggunakan kaos berwarna biru, celana kolor warna cokelat dan di pinggannya ada tanda kendit. Pertama kali ditemukan oleh Amir warga setempat yang saat itu sedang pemancing ikan. Saksi pun penasaran dan mendekati jasad tersebut.
Setelah dipastikan bahwa yang mengapung itu merupakan jasad manusia ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa (pemdes) setempat. Lalu, kembali dilaporkan kepada pihak kepolisian, setiba di lokasi yang dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga setempat. Mayat tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke ruangan jenazah RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.
Kapolsek Rangkasbitung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Malik Abraham didampingi Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung, IPDA M Hazali Alfian membenarkan adanya penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut. “Betul, jasadnya sudah dibawa RSUD Adjidarmo Rangkasbitung untuk kepentingan visum,” ujar keduanya, kemarin.
Namun keduanya pun belum bisa menyimpulkan lebih jauh penemuan mayat tersebut. Sebab, saat ini hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi dan warga setempat belum menemukan identitas korban.
“Identitas belum ditemukan, hasil identifikasi umur diperkirakan berumur 15 sampai 20 tahun dengan tinggi badan 155 cm dan ciri lainnya menggunakan kaos warna biru, celana kolor warna cokelat dan terdapar kendit yang terikat pinggan korban,” terangnya.
Saat disinggung, ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh jasad korban, Malik pun menegaskan belum diketahui lantaran masih menunggu hasil visum, namun secara kasat mata mayat yang diperkirakan sudah mengambang 2 x 24 jam tersebut tidak ada.
“Tapi tetap kita masih menunggu hasil visumnya. Kami pun mengimbau kepada masyarakat, jika merasa kehilangan saudara berjenis kelamin laki-laki untuk segera datang ke polsek atau ke rumah sakit,” imbuhnya.(mulyana/made)