SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali melakukan vaksinasi. Kali ini vaksinasi menyasar ke para pedagang yang berjualan di 10 pasar naungan Pemkot Tangerang. Diketahui, Vaskisnasi para pedagang mulai berlangsung pada Senin, (1/3).
Ada beberapa hal yang ditekankan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang kepada PD Pasar. Yakni memastikan tidak ada kerumunan. Kemudian, pedagang yang sudah divaksin harus dipastikan kembali lagi dua minggu setelahnya untuk mendapat vaksin yang kedua.
Kepala PD Pasar Kota Tangerang, Titin Mulyati mengatakan pihaknya telah mempersiapkan hal tersebut dengan matang. Mulai dari jalur yang disediakan untuk menghindari kerumunan hingga pedangan tetap sehingga dapat kembali lagi setelah vaksin pertama.
“Pedagang akan kembali lagi pada dua minggu yang akan datang Insya Allah jadi kan kita sosialisasi memberitahukan terus pada saat vaksinasi kita beritahukan kan ada ruang observasi kan. Iya pedagang tetap, pedagang tetap sama pegawai PD Pasar itu aja,” ujar Titin kepada Satelit News, Minggu, (28/02).
Pedagang yang mendapat vaksin kata Titin yang berjualan di 10 pasar naungan Pemkot Tangerang. Namun, pihaknya hanya membuka 2 posko untuk melakukan vaskisnasi. Yakni di posko Pasar Malabar dan Anyar.
“Jadi enam pasar masuk ke grup Pasar Anyar dan empat pasar masuk ke grup Pasar Malabar. Yang divaksin pedagang yang berjualan di 10 pasar itu dan pedagang tetap bukan PKL,” kata dia.
Baca Juga: Bukber dan Padel: Sore Santai Arief Wismansyah Bersama Wartawan Tangerang
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Khusunya di Pasar Malabar. Jalan di Pasar tersebut rencananya akan ditutup sementara sampai proses vaksinasi usai.
“Kita membuat jalur, jadi kita buat tenda lagi nanti jalan Malabar akan ditutup. Ya saya kemarin minta sama Dishub seperti itu (rekayasa lalu lintas) saya sudah koordinasi ke pak camat dengan instansi terkait,” jelasnya.
Walikota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan pihaknya telah menyiapkan skema untuk vaksinasi para pedagang. Mulanya pedagang yang akan divaksin akan didata terlebih dahulu. Kemudian, tenaga kesehatan yang akan mendatangi para pedagang di pasar untuk divaksin.
“Di pasar, jadi kita akan bikin tempatnya di pasar, buat mereka. Jadi mereka engga perlu datang ke sini (Puspemkot Tangerang). Pasar anyar itu ada 700, Pasar Malabar 500, Tangerang City semua kita data,” kata Arief.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan dari data yang diperoleh di PD pasar terdapat 1.760-an pedagang yang akan divaksin. “Data yang dari PD pasar 1760-an,” katanya.
Khusus untuk pedagang kata Liza kemungkinan bakal dilakukan pada Senin, (01/03). Lantaran vaksinasi untuk pedagang akan sangat beresiko. Terutama soal kerumunan yang diprediksi akan terjadi. “Kan kita harus pake pengamanan TNI Polri makannya pasar kita belakakngin deh senin paling karena itu harus persiapannya matang,” kata Liza.
Baca Juga: Soal Pendidikan Gratis, Arief Wismansyah Sebut Political Will Adalah Kunci
Kemudian pertimbangan selanjutnya soal keberadaan pedagang yang harus dipastikan tetap berada di lapaknya selama dua minggu ke ke depan. PD pasar pun diminta untuk dapat menjamin keberadaan pedagang tersebut.
“Yang penting dia punya jaminan kalau dua minggu lagi dia masih berdagang tetap disitu itu masalahnya. Khawatirnya dua minggu lagi kalau dia nggak ada di situ kan nanti vaksinnya jadi mubazir nah itu yang menjadi tanggung jawab PD pasar,” katanya. (irfan/made)
























