SATELITNEWS.ID, SERANG–Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam penanganan pandemi Covid-19. Sehingga kondisi Provinsi Banten kini semakin membaik.
Hal itu diungkap Gubernur, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan dan Penegakan Protokol Kesehatan di Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (1/3).
Kata Gubernur, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, ada yang harus selalu dikoordinasikan melalui rapat, sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). “Covid-19 menjadi persoalan yang terus kita upayakan penyelesaiannya. Terima kasih kepada TNI dan Polri, serta masyarakat yang memberikan dukungan luar biasa,” ungkap WH. Senin (1/3).
“Atas kerja keras semuanya, kita (Provinsi Banten,red) semakin membaik. Kini sudah Zona Orange. Tinggal semangat kita lagi, untuk menjadi Zona Kuning,” tambah Gubernur.
Ditambahkannya, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro se-Provinsi Banten, merupakan usulan Forkopimda Provinsi Banten untuk menekan penyebaran Covid-19. Sehingga harus bekerja lebih keras, dan koordinasi tim harus terbangun.
“Kita berharap vaksinasi mampu memutus mata rantai penularan Covid-19,” harapnya.
Baca Juga: Klaim Banyak Capaian Positif, Wakil Ketua DPRD Serang Apresiasi Kepemimpinan Bupati Zakiyah
Gubernur juga mengajak para peserta rapat, untuk memperhatikan penetapan zonasi wilayah dalam pandemi Covid-19, antara yang ditetapkan oleh Tim Pakar Satgas Penanggulangan Covid-19 BNPB, yang menggunakan 14 indikator dengan sistem penetapan zonasi wilayah berdasarkan PPKM Mikro. Sehingga data yang ada, mencerminkan situasi sebenarnya yang ada di lapangan.
Terkait penggunaan anggaran dimasa pandemi Covid-19, Gubernur mengingatkan agar jangan sampai terjadi penyalahgunaan, ataupun memanfaatkan situasi dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19. “Itu tidak beradab dan keji, kalau sampai menyalahgunakan anggaran di tengah pandemi Covid-19,” tegasnya.
“Administrasi keuangan harus tertib. Jangan sampai penanganan Covid-19 berhasil, tapi ada masalah nantinya,” tambahnya lagi.
Dalam kesempatan itu juga, Gubernur menginstruksikan kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Darah (RPJMD) Provinsi Banten Tahun 2021 harus selesai pada Oktober 2021.
“Per Oktober 2021, target RPJMD harus selesai. Selesaikan pekerjaan secara efisien, harus memberi manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Diketahui, rapat diikuti oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Sekda Al Muktabar, Asda I Septo Kalnadi, Asda II M Yusuf, serta para kepala OPD Pemprov Banten, perwakilan Polda Banten, perwakilan Polda Metro Jaya, perwakilan Korem 064/Maulana Yusuf, perwakilan Korem 052/Wijaya Krama, perwakilan Kejati Provinsi Banten, perwakilan BIN Provinsi Banten serta perwakilan Grup 1 Kopassus. (rls/mardiana)
Baca Juga: 82 Pendonor Darah Asal Kota Tangerang Terima Penghargaan dari PMI Banten
























