SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pandeglang, membangun jalan poros desa. Tepatnya di Kampung Timbang-Bandrong, Desa Girijaya, Kecamatan Saketi.
Pembangunan yang menelan anggaran Rp112.110.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pandeglang Tahun Anggaran (TA) 2021 itu, sudah dapat diselesaikan melalui penyedia CV. Tegal Raya selama 75 hari kalender.
Warga dan Kepala Desa (Kades) Girijaya, Tedi Setiadi pun merespon pembangunan jalan poros desa ini dengan suka cita. Bahkan Kades mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Irna Narulita-Tanto Warosono Arban terhadap wilayah yang dipimpinnya tersebut.
Salah seorang warga Desa Girijaya, Otoy mengaku, sangat menyukuri adanya pembangunan jalan diwilayahnya. Karena kata dia, sudah lama jalan tersebut tidak dibangun. Kini jalanya sudah dipasang paving block.
Maka dari itu, dia bersama warga lainnya sangat berterima kasih kepada Kades Girijaya yang sudah memperjuangkan jalan itu, sehingga tahun ini dibangunkan.
“Alhamdulillah, tentu saja kami sangat bersyukur jalan di Kampung kami dibangun. Tentu inilah yang sangat kami harapkan. Makanya kami ucapkan terima kasih atas perjuangan jaro Tedi, jalan ini bisa bagus sekarang,” kata Otoy, Minggu (7/3).
Otoy bersama warga lainnya, bakal merawat jalan yang baru dibangun itu dengan baik. “Pasti bakal kami rawat dengan baik jalan ini, karena sudah sepatutnya kami berperan menjaganya,” tandasnya.
Sementara itu, Kades Girijaya, Tedi Setiadi mengaku, sangat menyambut baik realisasi pembangunan dari Pemkab Pandeglang tersebut. Karena dengan dibangunnya jalan poros desa, itu dinilainya dapat mempermudah perputaran ekonomi didaerahnya.
“Adanya pembangunan jalan dengan spesifikasi paving block yang dilaksanakan Pemkab Pandeglang di tengah pandemi Covid-19, Pemerinthan Desa Girijaya sangat menyambut baik pembangunan tersebut,” tukasnya.
Menurut Tedi, awal mula pengajuannya agar jalan di desanya itu dibangun dengan mengunakan hotmix. Namun pada realisasinya dibangun dengan menggunakan paving block.
Tapi katanya, tak jadi masalah walau pada realisasinya tak sesuai harapan ajuannya. Terpenting menurutnya, paving block yang direalisasikan itu berkualitas baik, sehingga dapat dirasakan masyarakatnya lama.
“Jenis bangunan paving K 350 T.8, semula ajuannya hotmix tapi tidak jadi masalah karena yang terpenting dibangun. Saya ucapkan terima kasih kepada ibu Bupati dan pak Wabup Pandeglang serta anggota DPRD dari Fraksi Golkar,” pungkasnya. (nipal/aditya)