SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Untuk memenangkan Pemilu dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang, Dewan Pengurus Daerah (DPD) bersama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pandeglang, membenahi pengurus di tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang tersebar di 35 kecamatan. Melalui acara Musyawarah Cabang (Muscab) se-Kabupaten Pandeglang yang digelar selama 3 hari terhitung dari Jumat-Minggu (12-14/3).
Ketua DPD PKS Pandeglang, Asep Rafiudin Arief mengatakan, dilaksanakannya Muscab se-Kabupaten Pandeglang secara serentak dibagi-bagi waktunya per daerah pemilihan (Dapil). Dikarenakan untuk mengantisipasi agar tidak adanya penyebaran Covid-19. Kata dia, kegiatan Muscab itu di setiap Dapil-nya diikuti oleh 50 peserta.
“Kegiatan ini dilaksanakan di 6 titik selama 3 hari berturut-turut (12-14/3) untuk mengurai massa yang hadir. Tanggal 12 di Dapil 1 dan 2, tanggal 13 di Dapil 5 dan 6, serta tanggal 14 dilaksanakan di Dapil 3 dan 4, karena acara Muscab ini mengikuti protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah,” ungkap Asep, Minggu (14/3).
Asep yang juga Wakil Ketua DPRD Pandeglang ini menegaskan, kepada seluruh kader dan peserta yang hadir pada Muscab itu, bahwa Muscab DPC PKS merupakan proses regenerasi untuk kemajuan organisasi. Menurutnya, PKS harus bisa menghadirkan kader-kader baru.
“Kita ingin membuktikan bahwa PKS merupakan partai yang produktif, yang mampu melahirkan kader dan calon pemimpin masa depan,” katanya.
Menurut Asep, calon pemimpin itu diawali dari menjadi pengurus PKS di tingkat kecamatan. Dia meyakini bahwa dengan adanya regenerasi dan pengurus baru di tingkat DPC bakal menjadi semangat baru, sehingga tahun 2024 kemenangan Pemilu dan Pileg bakal diraih maksimal.
Baca Juga: Fuad Hasan Dipastikan Melenggang, Calon Tunggal di Muscab Gapensi Pandeglang
“InsyaAllah, saya meyakini bahwa dengan adanya kepengurusan baru di tingkat kecamatan, akan menghadirkan semangat baru untuk menyongsong kemenangan yang maksimal di tahun 2024 mendatang,” tegasnya.
Senada, Ketua Kaderisasi DPD PKS Pandeglang, KH. Zaenal Sholihin menyatakan, pergantian kepemimpinan merupakan sunatullah, sebagaimana Allah memberikan contoh terhadap para utusan-Nya (Nabi).
“Kita tidak bisa membayangkan jika Allah hanya mengutus Nabi Adam saja sampai dengan akhir hayat. Tapi Allah tidak mengajarkan hal yang demikian, akan tetapi dipilihnya generasi-generasi selanjutnya untuk alam semesta ini,” tandasnya.
Ditegaskan Asep, bahwa para pengurus DPC yang sudah dilantik memiliki tugas, yakni merawat pemilih PKS untuk tetap setia dengan PKS, juga berusaha merekrut pemilih lain untuk kemenangan di 2024 mendatang. (nipal/aditya)
