SATELITNEWS.ID, KOTA TANGERANG–Nasib sial menimpa seorang kurir jasa ekspedisi, Ponco Setio Nugroho. Pria 28 tahun itu menjadi korban pencurian saat tengah singgah di SPBU di jalan Hasyim Ashari, Buaran Indah, Kecamatan/Kota Tangerang, Kamis, (29/3) sekira pukul 13.30 WIB. Barang yang dicuri merupakan 1 karung berisi 36 paket siap antar.
Ponco mengatakan, mulanya dia singgah ke SPBU untuk mengambil uang tunai di anjungan tunai mandiri (ATM). Tak lama setelah itu, saat dia kembali mendapati paket yang ada di motornya hilang. “Kan emang saya lagi ngambil uang, enggak ada semenit, saya nengok (ke belakang), ada motor ngebut,” ujar Ponco, Jumat, (26/03).
Saat itu dirinya sempat melihat pelaku membawa paketnya. Namun, belum berpikir kalau itu merupakan curian. Setelah melihat paketnya hilang barulah dia sadar.
“Nah begitu motor ngebut, mata saya langsung tertuju ke motor saya. Karung saya ternyata udah enggak ada,” imbuh dia.
Usai mengetahui karung itu dicuri, Ponco langsung mengejar kedua pencuri tersebut. Mulanya, dia berlari mengejar pencuri itu. Namun, karena ia merasa tak mungkin mengejar dengan berlari, Ponco mencegat seorang sopir ojek daring yang lewat di depan SPBU itu.
“Posisinya saya di depan pom bensin, dia udah di bawah fly over, udah jauh gitu,” tutur pria 28 tahun itu. Karena jarak antara si dua pencuri itu dan Ponco terpaut jauh, alhasil dia tak mampu mengejar pencuri tersebut. Padahal, Ponco sempat mengejar kedua pelaku itu sampai masuk ke gang-gang kecil.
Baca Juga: Modus Kurir Palsu, Warga Ciputat Tertipu Paket COD Isi Air Mineral
“Enggak ketemu juga sama dua pencuri itu. Ya udah akhirnya puter balik, minta dianter (oleh sopir ojek online) ke pom bensin,” tuturnya.
Ponco menduga, dua pencuri itu tidak turut mengambil karung yang berada di jok motornya lantaran karung itu dalam keadaan terikat. Sehingga, para pelaku hanya mengambil karung yang berada di pijakan kaki motor milik Ponco. “Ya saya harap sih pencurinya bisa ketangkep, (dan) bisa diungkap sama polisi,” harap dia.
Ponco mengaku, dia tak diharuskan untuk mengganti kerugian yang dialami oleh pihak kantornya ataupun pihak penerima paket tersebut. “Kan saya berhenti untuk ngambil uang. Kemungkinan kalau saya lagi berhenti secara sengaja gitu ya, mungkin harus ganti,” ujar Ponco.
Ponco juga menyatakan, dia tidak sampai diberhentikan oleh kantornya karena hal tersebut. “Tadi juga udah bicara sama tim legal dari kantor juga. Kalau sampai dipermasalahkan sama kantor, itu engga. Karena di sini kan murni musibah,” papar dia.
Meski demikian, Ponco diharuskan oleh kantornya untuk membuat laporan kehilangan ke aparat kepolisian. Pasalnya, kata dia, kantornya harus mengirim pemberitahuan ke pemilik barang tersebut bahwa barang mereka dicuri.
“Nah itu untuk laporan kita juga, buat ngirim e-mail ke pemilik barang kalau kirimannya dicuri orang, makanya enggak sampai-sampai,” urai Ponco.
Baca Juga: Polres Tangsel Gelar Baksos, Bagikan 550 Paket Sembako Gratis
Atas klaim barang hilang tersebut, korban mengaku tak mengetahui hal tersebut. Total kerugian akibat pencurian itu, Ponco juga belum mengetahui nominal pastinya.
Saat ini, lanjut dia, pihak kantor tengah menaksir harga dari tiap barang yang dicuri. “Itu nanti juga dilaporin ke polisi untuk laporan kehilangannya,” ucap Ponco.
Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas SPBU. Nampak dua orang yang mengendarai sepeda motor matic menggondol barang paket jasa ekspedisi. Kini kasus tersebut tengah ditangani oleh Polres Metro Tangerang Kota. Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan kasus ini tengah diselidiki. “Pelaku Sedang dalam Lidik,” katanya. (irfan/made)
























