SATELITNEWS.ID, SERANG–Bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mutafaqqirin milik Ustadz Holani (53), warga Kampung Leuwibadak, Desa Mancak, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, ambruk, Minggu (28/3). Peristiwa tersebut terjadi, akibat diguyur hujan deras dan kondisi bangunan sudah rapuh.
Informasi yang didapat, bangunan yang ambruk merupakan bagian dapur Ponpes. Saat itu, seorang santri melihat bangunan tiba-tiba retak dan terdengar suara retakan sebelum ambruk. Melihat kondis itu, ia langsung memberitahu santri lainnya. Sontak para santri yang sedang beraktifitas memasak, mandi dan mencuci pakaian-pun, berhamburan menjauh dari lokasi.
Kemudian seketika, bangunan berlantai dua itu bagian dapurnya ambruk. Saat ini, kondisinya rusak berat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pelapor, terkait kejadian tersebut dan memberangkatkan personil, untuk melakukan pendataan dan langkah antisipasi.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Material bangunan belum dibersihkan oleh pengurus Ponpes,” kata Nana, Minggu (28/3).
Nana menambahkan, saat kejadian-pun hujan turun sangat deras. Bangunan yang sudah rapuh itu, diduga tidak kuat. Sehingga, seketika ambruk. “Bangunan itu diketahui sudah rapuh, kemudian diguyur hujan deras pada hari Sabtu sore hingga malam. Akhirnya, bangunan dapur Pondik Pesantren Al-Mutafaqqirin ambruk,” imbuhnya, seraya menyatakan, untuk sementara bangunan tersebut tidak dapat digunakan. (sidik/mardiana)
Baca Juga: Gandeng Komnas PA, IKA FH Untirta Penyuluhan Hukum di Ponpes
