Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Headline

Ujian Nasional Dihapus Terakhir Tahun 2021

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 12 Des 2019 10:05 WIB
Rubrik Headline, Nasional
Ujian Nasional Dihapus Terakhir Tahun 2021

nadiemmakarim.istimewa

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengumumkan Ujian Nasional (UN) akan dihapus pada 2021 mendatang. Dia menyebut Ujian Nasional yang selama ini menjadi salah satu stan­dar kelulusan siswa akan dilak­sanakan terakhir kali pada 2020.

Nadiem menyampaikan itu dalam rapat koordinasi bersama Dinas Pen­didikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12). “Pe­nyelenggaraan UN tahun 2021, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), ke­mampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan pen­guatan pendidikan karakter,” kata Nadiem.

Nadiem mengungkapkan bebera­pa pertimbangan untuk mengganti sistem Ujian Nasional dengan Ases­men Kompetensi Minimum dan Sur­vei Karakter. Hal yang paling utama karena ujian nasional selama ini dinilai banyak bermasalah.

Berdasarkan survei dan diskusi dari orang tua, siswa, hingga guru dan kepala sekolah, kata Nadiem, disebutkan bahwa materi yang digu­nakan dalam UN cenderung padat. Walhasil, para siswa hanya berfokus pada penghafalan materi bukan kompetensi. UN yang digelar di akhir jenjang sekolah pun banyak mem­buat siswa cenderung stres.

Asesmen Kompetisi Minimum yang akan menjadi pengganti ujian nasional diklaim tak tak hanya me­nilai siswa, juga mampu memetakan sekolah berdasarkan pada kompe­tensi materi yang diujiankan. “Ases­men Kompetensi Minimun, adalah kompetensi yang benar-benar mini­mum di mana kita bisa memetakan sekolah dan daerah berdasarkan kompetensi minimum apa itu mater­inya. Materinya yang bagian kognitif ada dua. Satu adalah literasi dan ked­ua adalah numerasi,” ujar Nadiem.

Asesmen kompetensi minimum dan survei karakter akan dilakukan di tengah jenjang. Misalnya saat ke­las 4 SD dan bukan kelas 6 SD, kelas 8 SMP dan bukan kelas 9 SMP, juga kelas 11 SMA bukan kelas 12 SMA.

BeritaTerbaru

Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2027 Ditetapkan Hingga 6,5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2027 Ditetapkan Hingga 6,5 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 14:32 WIB
JALAN RUSAK : Ruas jalan Nanggor-Paniis, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang sejak belasan tahun lalu dibiarkan rusak parah dan belum pernah dilakukan perbaikan. Terkait hal itu, Pemprov Banten memberikan penilaian buruk terhadap kinerja pembangunan di Pandeglang. (ISTIMEWA)

Soal Infrastruktur Jalan di Pandeglang, Gubernur Disarankan Evaluasi Bupati

Rabu, 20 Mei 2026 13:06 WIB
DIRINGKUS - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api, berinisial JA, (24) dan EB (24), diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Serang. (ISTIMEWA)

Resmob Polres Serang Ringkus Pelaku Ranmor Bersenjata Api

Rabu, 20 Mei 2026 09:59 WIB
PMI Tanam 25 Ribu Bibit Mangrove untuk Lindungi Pesisir Buru Selatan

PMI Tanam 25 Ribu Bibit Mangrove untuk Lindungi Pesisir Buru Selatan

Selasa, 19 Mei 2026 20:54 WIB

“Yang tadinya di akhir jenjang, kita akan ubah itu di tengah jenjang,” kata Nadiem. “Alasan pertama adalah, ka­lau dilakukan di tengah jenjang ini memberikan waktu untuk sekolah dan guru-guru melakukan perbaikan sebelum anak itu lulus jenjang itu,” tuturnya.

Alasan kedua, asesmen di ten­gah jenjang diterapkan agar tak ada lagi ujian akhir yang menjadi beban siswa dan orang tua. “Karena dilaku­kan di tengah jenjang, ini tidak bisa digunakan untuk sebagai alat seleksi untuk siswa-siswi kita, dan tidak lagi menimbulkan stres di orang tua dan anak-anak. Karena, ini adalah for­matif, artinya, berguna bagi sekolah, berguna bagi guru untuk kemudian memperbaiki dirinya,” kata Nadiem.

Asesemen kompetensi minimum dan survei karakter akan dilakukan dengan bantuan organisasi dalam negeri dan luar negeri, termasuk Or­ganisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) dan Bank Dunia (World Bank). “Agar kualitas­nya setara dengan kualitas internasi­onal tapi juga penuh dengan kearifan lokal kita ya. Jadi ini kita gotong-roy­ong untuk menciptakan asesmen kompetensi yang lebih baik,” kata dia.

Nadiem juga menjelaskan, kebi­jakan ini mengacu pada Program Pe­nilaian Pelajar Internasional (PISA), salah satu program OECD, juga Tren dalam Studi Matematika dan Sains Internasional (TIMSS). “Arah kebi­jakan ini juga mengacu pada praktik baik pada level internasional seperti PISA dan TIMSS,” kata Nadiem.

Sebelumnya, soal Ujian Nasi­onal untuk menentukan kelulusan siswa di akhir masa sekolah menjadi perdebatan. Tingkat destruksi seper­ti pada pengaruh mental hingga tu­juan pembelajaran membuat banyak kalangan menuntut ujian nasional dihapuskan.

Menjawab kritik mantan Wa­pres Jusuf Kalla (JK), Nadiem men­gatakan, penghapusan UN justru lebih membuat siswa dan sekolah tertantang. Setelah sistem ujian baru ini diterapkan, pihak sekolah harus mulai menerapkan pembelajaran yang sesungguhnya, atau bukan sekedar penghafalan semata.

“Enggak sama sekali (membuat siswa lembek), karena UN itu di­ganti assessment kompetensi di 2021. Malah lebih menchallenge se­benarnya,” kata dia Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. “Asesmen kompetensi enggak berdasar mata pelajaran. Berdasarkan numerasi lit­erasi dan juga survei karakter,” ujar dia lagi.

JK tidak mendukung rencana Na­diem yang ingin menghapus ujian nasional pada 2021. “Kalau tidak ada UN, semangat belajar akan turun. Itu pasti,” tutur JK, kemarin. “Itu menja­dikan kita suatu generasi lembek ka­lau tidak mau keras, tidak mau tegas bahwa mereka lulus atau tidak lulus. Akan menciptakan generasi muda yang lembek,” imbuhnya.

JK menyebut peniadaan ujian na­sional juga bisa berdampak pada penurunan mutu pendidikan nasi­onal. Dia berharap Nadiem mengu­rungkan niatnya untuk meniadakan ujian nasional pada 2021. (bbs/san)

Tags: Nadiem MakarimnadiemmakarimUN
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Pemkab Tangerang Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar
Headline

Pemkab Tangerang Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar

Selasa, 19 Mei 2026 20:05 WIB
Delapan Desa di Lebak Gelar Pilkades Antar Waktu
Banten Region

Delapan Desa di Lebak Gelar Pilkades Antar Waktu

Selasa, 19 Mei 2026 19:25 WIB
Lakalantas Maut di KM 16,5 Jalan Raya Serang, Pemotor dan Penumpang Meninggal Dunia
Headline

Lakalantas Maut di KM 16,5 Jalan Raya Serang, Pemotor dan Penumpang Meninggal Dunia

Selasa, 19 Mei 2026 17:56 WIB
IMG_20260519_164204
Headline

Pemkot Tangerang Percepat Bangun Flyover Sudirman

Selasa, 19 Mei 2026 16:44 WIB
RUSAK PARAH : Ruas jalan Cicadas - Pasirpeuteuy - Kaduengan di Kabupaten Pandeglang dibiarkan rusak selama bertahun-tahun. Terkait hal itu, Gubernur Banten Andra Soni memberikan evaluasi negatif terhadap arah pembangunan di Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Gubernur Andra Minta Pemkab Pandeglang Tak Leha-leha Soal Pembangunan Infrastruktur Jalan

Selasa, 19 Mei 2026 16:43 WIB
Israel Tahan Lima Orang WNI, Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Nasional

Israel Tahan Lima Orang WNI, Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Gaza

Selasa, 19 Mei 2026 16:41 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Buka Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang: Harus Transparan dan Tanpa Pungutan

Buka Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang: Harus Transparan dan Tanpa Pungutan

Rabu, 20 Mei 2026 05:53 WIB
ENCEP SAFRUDIN MUHYI. (ISTIMEWA)

Haji : Perjalanan Spiritual

Rabu, 20 Mei 2026 20:48 WIB
Peredaran rokok ilegal di sejumlah wilayah Kota Tangerang, masih marak dan mudah ditemukan. (ISTIMEWA)

Rokok Ilegal Masih Dijual Bebas di Kota Tangerang, Polisi Tunggu Koordinasi Bea Cukai

Jumat, 15 Mei 2026 13:57 WIB
Bournemouth vs Manchester City, Memburu Target Besar

Bournemouth vs Manchester City, Memburu Target Besar

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
155 Juta Orang Naik Kereta Subsidi, Didominasi Layanan Komuter

155 Juta Orang Naik Kereta Subsidi, Didominasi Layanan Komuter

Minggu, 17 Mei 2026 17:24 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.