SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang menunjuk Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) Tangerang menjadi tim independen dalam pemilihan kepala desa serentak. Unis Tangerang akan bertugas menguji kemampuan dasar pada para calon kepala desa.
Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang Dadan Gandana mengatakan sebelumnya panitia menunjuk Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang sebagai tim penguji atau independen. Namun, karena ada beberapa poin yang tidak bisa disepakati diantara kedua belah pihak maka panitia pilkades memilih opsi kedua yaitu menjadikan Unis Tangerang sebagai tim independen.
“Sebenarnya Untirta bukan mundur. Memang kita kan masih dalam masa penjajakan, nah pas masa penjajakan, ada hal yang tidak ada kesepahaman terkait teknis administrative. Akhirnya panitia memilih opsi kedua yaitu Unis Tangerang sebagai tim independen,”kata Dadan kepada Satelit News, Rabu (28/4).
Dadan menambahkan poin yang tidak bisa disepakati salah satunya yaitu pihak Untirta menginginkan kerjasama langsung ditandatangani oleh Bupati Tangerang. Jika tidak demikian, Untirta enggan bekerja sama. Maka, tidak menemukan kesepahaman diantara kedua belah pihak, Sementara dalam peraturannya, pihak independen bekerja samanya dengan panitia Pilkades.
“Iya. Jadi pihak Untirta menginginkan penandatanganan perjanjian kerja sama langsung antara Untirta dengan Bupati Tangerang, namun kewenangannya kan ada di Panitia Pilkades,”katanya.
Menurut Dadan, jika tidak ada halangan dan sesuai rencana, tahap uji kompetensi akan dilakukan pada tanggal 8 Mei 2021 dan akan dilaksanakan di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Gading Serpong, Kecamatan Pagedangan.
Baca Juga: Jumlah Mahasiswa Baru Melonjak, UNIS Tangerang Semangat Gelar PKKMB
“Jika tidak berubah, lokasinya akan diadakan di UMN, pada (8/5) mendatang. Semua akan dilaksanakan selama satu hari,”jelasnya.
Menurut Dadan, Panitia Pilkades memilih UMN sebagai lokasi uji kompetensi para calon kades karena memiliki ruangan yang cukup, dan fasilitas komputer yang cukup untuk melakukan uji kompetensi berbasi komputer.
“Karena UMN memiliki ruangan yang cukup dan komputernya juga banyak, cukup untuk melakukan uji kompetensi sebanyak 408 calon kades. Namun tempat masih bisa berubah, tergantung kesepakatan panitia,”jelasnya.
Dadan berencana, sebelum dilakukan uji kompetensi, akan dilakukan pelatihan atau pengenalan, uji kompetensi berbasis komputer ini. Pasalnya, uji kompetensi berbasis komputer ini merupakan, hal yang pertama kali dalam Pilkades di Kabupaten Tangerang.
“Rencananya akan dilakukan pengenalan, sebelum dilakukan uji kompetensi. Tapi masih menyusun jadwal, “katanya. (alfian/gatot)
























