SATELITNEWS.ID, JAKARTA–Atlet angkat besi Banten Rizki Juniansyah mengikuti ajang IWF Junior World Champion bersama 8 lifter nasional lainnya di Kota Tashkent, Uzbekistan. Peraih tiga medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja Virtual yang dilangsungkan di Lima, Peru itu berambisi untuk kembali memecahkan rekor.
Rizki yang berlomba di kelas 73 Kilogram menyatakan akan berupaya meraih prestasi terbaik pada kejuaraan yang telah digelar sejak, Senin (24/5). Rizky mulai bertanding pada, 26 Mei 2021 sore hari pukul 18.00 WIB bersama atlet junior lainnya.
Lifter Kota Serang itu menegaskan pada Kejuaraan ini dirinya ingin mencatat hasil yang lebih baik dibanding Kejuaraan Dunia sebelumnya di level Youth (Remaja). “Saya akan berusaha meraih medali emas dan bisa pecah rekor di kategori Junior. Pastinya saya ingi ada progres setiap tampil pada kejuaraan dunia,” ungkap Rizki.
Keyakinan Rizki untuk bisa mengulang prestasi pecah rekor, juga didasari pada hasil latihan dan tes angkatan yang dilakukan di awal tahun 2021. Dimana Rizki mampu menyamai dan bahkan melampaui angkatan di tiga kategori lomba yakni snatch, clean and jerk dan total.
“Bahkan untuk clean jerk dia sudah naik 5 kg dari rekor dunia yang dia buat tahun lalu yakni 180 kg. Dan dalam latihan sebelum ke Kejuaraan Dunia Rizki juga mampu naik di kategori snatch,” ucap Muhamad Yasin Ketua Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pabsi) Banten.
Pada kejuaraan kali ini Indonesia mengirimkan 9 atlet, selain Rizki ada juga atlet lain seperti M. Faathir (61 kg), Rahmat Erwin Abdullah (73 kg), Najla K (45 kg), Siti Nafisatul (49 kg), Windy Cantika Aisah (49 kg), Juliana Klarisa (55 kg), Nelly (59 kg), dan Restu Anggi (64 kg).
Dalam kejuaraan dunia ini tercatat ada 360 lifter dari seluruh dunia, yang terdiri dari 209 atlet putra dan 151 lifter putri. Jadi persaingan akan sangat ketat. Apalagi kini Rizki naik kelas di tingkat junior.
Sejauh ini Rizki menyatakan dirinya terus mempersiapkan diri dengan berlatih rutin sebelum tampil. Saat ini menu latihan yang dilahap Rizki hanya latihan pengulangan teknik angkat beban.
“Namun untuk bebannya dikurangi oleh pelatih, karena biasa jelang pertandingan dikurangi agar puncak penampilannya nanti saat pertandingan,” tutup Rizki. (jpg/gatot)