SATELITNEWS.ID, SERANG—Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku marah terhadap pihak tol Serang – Panimbang. Karena hingga kini relokasi 4 SDN yang terdampak belum juga rampung. “Saya sudah marah ke pihak perusahaan (Tol Serang – Panimbang), saya sudah negur keras, karena mengganggu jalannya (Kegiatan Belajar Mengajar), walaupun sekarang sedang belajar online,” kata Tatu kemarin.
Namun ia telah meminta Asisten Daerah (Asda) I dan Kepala Dinas Pendidikan, agar terus mengawal proses pembangunan tersebut. Berdasarkan informasi kata dia, untuk lahan saat ini sudah selesai, sebelumnya memang sempat pindah pindah.
“Sebelum selesai (proyek tol) harus selesaikan dulu kewajiban (merelokasi SDN yang terdampak tol). Informasinya tiap pertemuan ada progres,” katanya.
Disinggung mengenai target relokasi rampung sebelum ajaran baru, ia mengaku pesimis, sebab tahun ajaran baru tinggal sebentar lagi. “Ajaran baru gak kekejar pokoknya karena yang di Serang sudah selesai membangun harusnya mereka melakukan hal yang sama karena pemkab Serang membantu pembebasan lahan. Tugas mereka harus dilakukan juga oleh perusahaan (pihak tol) saya tekankan begitu karena anak anak korbannya,” tambahnya.
Sementara, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dindikbud Kab. Serang, Amar Ma’ruf sebelumnya mengatakan, saat ini ada dua sekolah yakni SD Inpres dan Cipete yang pembebasan lahannya belum selesai. Sementara dua sekolah lainnya yaitu SDN Cilayangguha dan SDN Seba sudah ada pemenangnya.
“Jadi yang dua itu tinggal bangun saja, laporan dari kepala sekolah dan pak Temi (PPK jalan tol) sudah ada kontraktor yang datang. Habis lebaran itu harus sudah mulai,” tuturnya.
Namun ia mengaku, sangat geram lantaran melihat 4 sekolah tersebut belum juga selesai meskipun sudah lama. Pihaknya pun sudah beberapa kali melayangkan surat agar proses relokasi segera diselesaikan secepatnya, namun terus meleset.
“Saya bilang sudah nunggu apalagi, semuanya sudah oke, tapi ini juga kayaknya meleset lagi (target relokasi selesai tahun ajaran baru-red), surat terus terusan kita layangkan,” imbuhnya. (sidik/mardiana)