SATELITNEWS.ID, CILEGON–Akhir pekan nanti, Car Free Day (CFD) di Kota Cilegon kembali dibuka. Komisi II dan Komisi IV DPRD Kota Cilegon, sudah menyetujuinya. Tentunya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.
Ketua Paguyuban Wira Usaha Cilegon (Pawon), Iim Ibrohim mengaku, menyambut baik keputusan tersebut. Namun katanya, untuk memantapkan keputusan itu, pihaknya masih menunggu hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan Satuan Gugus Tugas Terpadu Kota Cilegon.
“Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh para pedagang, tentang CFD itu yakni, mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dan harus mengikuti vaksinasi terlebih dahulu, sebelum berjualan diarea CFD,” kata Iim, Selasa (8/6).
Katanya, saat ini anggota Pawon di Kota Cilegon yang terdaftar sebanyak 507 pedagang. “Para pedagang yang akan berjualan diarea CFD itu, akan memegang SK Tim Gugus Tugas,” tambannya.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cilegon, Dana Sujaksani mengaku, selama pedagang siap berkomitmen menerapkan prokes Covid-19 ketat, pihaknya tidak mempersoalkan CFD tersebut.
“Kami juga meminta kepada Pawon, untuk menyediakan tempat cuci tangan dan mengatur pintu masuk dan keluar pembeli, serta mengatur tata cara transaksi jual beli. Agar tidak terjadi kerumunan dalam jumlah banyak, dan tidak bersentuhan langsung antara pedagang dan pembeli,” terang Dana.
Sebelum dibuka kembali kegiatan CFD itu menurutnya, para pedagang terlebih dahulu harus mengikuti vaksinasi. “Kami minta, Pengurus Pawon menyerahkan data jumlah pedagang yang berjualan diarea CFD,” imbuhnya. (mardiana)