SATELITNEWS.ID, SERANG—Direktorat reserse kriminal khusus (Dirkrimsus) memanggil pihak Inspektorat Banten, Senin (21/6). Dalam pemanggilan tersebut, hadir Inspektur Pembantu Wilayah II (Iraban Wil) pada Inspektorat Provinsi Banten, Dicky, dan satu pegawai lainnya.
Keduanya tiba di Dirkrimsus sekitar pukul 10:30 WIB. Setelah tiga jam lebih di dalam ruangan subdit III Dirkrimsus, pukul 13:45 WIB keduanya keluar ruangan.
Saat dikonfirmasi, Dicky mengungkapkan bahwa pihaknya hanya melakukan koordinasi saja dengan Polda Banten melalui Dirkrimsus. Koordinasi tersebut berkaitan dengan data dan informasi.
“Koordinasi saja, kita kan dengan Polda biasa koordinasi. Kaitannya koordinasi dengan informasi dan data,” ujarnya.
Selanjutnya, ia membantah bahwa pemanggilan tersebut tidak terkait dengan APD, buntut dari kasus yang tengah menjerat Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten. Melainkan, ia ditanyai terkait dengan hal-hal yang sifatnya masih umum.
“Bukan terkait dengan APD, masih sifatnya umum lah ya,” ucapnya.
Baca Juga: RSUD Muhammad Irsyad Djuwaeli Labuan Siap Bangun Area Parkir
Meski begitu, ia mengakui bahwa ada sedikitnya ditanyai terkait APD. Namun ia tidak menjawab secara rinci.
“Tentang APD, artinya kita menjelaskan apa yang telah kita lakukan selama ini,” ujarnya.
Dicky mengungkapkan bahwa bukan dirinyalah yang mengaudit pengadaan APD, yang kini masih terus disoal. Akan tetapi tim yang berada di sekitarnya.
“Memang itu bukan kita yang mengauditnya. Tapi tim saya, jadi saya tidak tahu menahu tentang materi (terkait APD) secara rinci,” jelasnya.
Ia mengatakan, dari Diskrimsus, diminta untuk lebih sinergi dan kerjasama. Dirinya pun mengapresiasi rekan-rekan di Polda Banten.
“Kami sangat mengapresiasi Teman-teman di Polda, untuk sama-sama menegakkan hukum, kita akan membuktikan yok kita sinergi,” tuturnya.
Baca Juga: Perluas Layanan Kesehatan, Dinkes Banten Rencanakan Penempatan Psikolog Klinis di Setiap Puskesmas
Diakhir, ia mengaku secara rinci kaitannya dengan APD tidak dibahas. Artinya secara umum saja ia menggambarkan apa yang sudah dilakukan.
“Ditanya sedikit saja, dikit. Karena memang saya ngga begitu (paham) ada timnya,” tandasnya.
Wartawan Banten Pos (Grup Satelit News) mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada Kasubdit III. Menunggu hingga pukul 16:45, tidak ada konfirmasi apapun baik dari resepsionis maupun dari subdit III.
“Pa Kasubdit sedang rapat bersama Direktur, mba,” ujar salah seorang resepsionis.
Berbeda dengan Resepsionis lainnya. Ia mangatakan bahwa Kasubdit sedang tidak ada di ruangan. Tidak berlangsung lama, ia pun mengungkapkan hal serupa, bahwa Kasubdit sedang rapat. (muf/bnn/gatot)























