Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Metro Tangerang Kota Tangsel

Kemacetan Warnai Lokasi Penyekatan di Kota Tangsel

Oleh Jarkasih
Selasa, 6 Jul 2021 07:55 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Kemacetan Warnai Lokasi Penyekatan di Kota Tangsel

PUTAR BALIK: Petugas gabungan memutar balik ribuan kendaraan dari arah Kota Tangerang menuju Kota Tangerang Selatan di lampu merah gading Serpong. (WIWIN/SATELITNEWS.ID)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGSEL—Penyekatan arus lalu lintas di semua titik wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (05/7/2021), timbulkan kemacetan parah. Antrean kendaraan tak terkendali hingga sejauh 1 km lebih.

Kemacetan parah terjadi di Jalan RE Martadinanata Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, tepatnya  persimpangan Terminal Pondok Cabe jalur perbatasan Tangerang Selatan – Depok. Di lokasi penyekatan itu tampak kendaraan yang dipaksa putar arah lantaran tidak masuk kategori esensial. Pengendara juga diminta membatasi mobilitas. Sedangkan pengendara yang msuk kategori pekerja pada sektor esensial diberikan izin uutnuk melanjutkan perjalanan.

Aparat gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP melakukan penjagaan ketat. Arus lalu lintas dari arah Depok dan Bogor ditutup aparat menggunakan barier oranye. Sedangkan jalur arah sebaliknya, Tangsel menuju Bogor dan Depok dibiarkan berjalan.

Pengendara yang dibiarkan melintas di antaranya yang dapat menunjukkan surat tugas, yang dalam keadaan darurat dan kendaraan logistik serta ambulans. Petugas memasang papan pemberitahuan operasi bertuliskan ‘PPKM Darurat di Wilayah Hukum Tangerang Selatan’.

Aparat gabungan tampak kewalahan menahan banyaknya kendaraan yang disekat. Beberapa kali petugas membiarkan kendaraan lewat tatkala kemacetan sudah tak terkendali.

“Pagi ini kami melakukan penyekatan diintas perbatasan Tangsel -Depok, dalam rangka membatasi mobilitas masyarakat,” terang Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanudin di lokasi penyekatan. “Mereka kami putar balik sesuai aturan dalam PPKM Darurat, kecuali mereka yang bekerja pada sektor esensial, mereka WFH 100 persen,” sambung Iman.

BeritaTerbaru

BSD City Kembangkan Pusat Riset AI dan Robotik

BSD City Kembangkan Pusat Riset AI dan Robotik

Selasa, 12 Mei 2026 19:08 WIB
DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Guru Madrasah Digaji Rp65 Ribu

DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Guru Madrasah Digaji Rp65 Ribu

Selasa, 12 Mei 2026 19:04 WIB
Ketua DPRD Kota Tangerang Soroti Bahaya Hoaks dan Era Post-Truth

Ketua DPRD Kota Tangerang Soroti Bahaya Hoaks dan Era Post-Truth

Selasa, 12 Mei 2026 18:55 WIB
Universitas Raharja Jadi Tuan Rumah Penguatan Kekayaan Intelektual Kampus di Banten

Universitas Raharja Jadi Tuan Rumah Penguatan Kekayaan Intelektual Kampus di Banten

Selasa, 12 Mei 2026 17:04 WIB

Iman meminta masyarakat bisa taat dan patuh aturan PPKM Darurat dengan mengurangi mobilitas dan tidak keluar rumah untuk sementara. “Tentunya tujuan PPKM Darurat ini agar angka penyebaran covid-19 dapat ditekan. Kami imbau masyarakat patuh dan mengurangi mobilitasnya selama aturan berlaku,” imbuhnya.

Tohir (27) karyawan swasta di Tangsel mengatakan, kepadatan kendaraan sudah terlihat dari wilayah Bojong Sari, Sawangan. Namun, kemacetan mulai terjadi di kawasan Cinangka mengarah Pamulang yang menjadi batas wilayah Depok dan Tangsel. “Saya jalan jam 09.00 WIB padat dari arah Bojong Sari. Macetnya itu mulai di Cinangka, karena di sekat itu di pertigaan terminal,” ujar Tohir.

Menurut dia, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak boleh melintas ke arah Fly Over Gaplek dan disuruh berputar balik atau melintasi jalur alternatif lain. “Jadi pilihannya putar balik atau lewat Terminal Pondok Cabe yang Jalan Kemiri tembus UT (Univeraitas Terbuka),” kata Tohir.

Di lain tempat, kepadatan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat mengular di pintu penyekatan perbatasan Kota Tangsel – Kota Tangerang tepatnya Lampu merah Gading Serpong, Kecamatan Serpong Utara. Kemacetan tidak bisa dihindari dari dan menuju perempatan lampu merah Gading Serpong, panjang kendaraan roda dua maupun roda empat sudah sepanjang 2 kilometer.

“Kendaraan dari arah Tangerang Kota yang ingin melintas menujuh Alam Sutra Tangerang Selatan, di alihkan menujuh Gading Serpong,” kata Bripka Okky Hendi Rusmana Dirlantas Polsek Serpong.

Di lokasi penyekatan, kendaran yang diizinkan melintas hanya kondisi darurat, warga sekitar dan pengemudi ojek online. “Penyekatan kendaraan di masa PPKM Darurat di wilayah Tangerang Selatan khususnya di berbatasan antar Tangerang Kota selama 24 jam sampai Tanggal 20 Juli 2021,” jelas Okky.

Anggota regu 3 Posko PPKM Darurat, Iptu Rahmat mengatakan, pembatasan mobilitas selama PPKM Darurat sudah berlangsung sejak dua hari lalu. Terhitung pada Senin (05/7/2021) tepatnya di jalan Raya Serpong, akses jalan menuju Kota Tangerang Selatan ditutup selama 16 jam dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai 20.00 WIB.

“Nah kalau saat ini bagian tim kami, penyekatan dilakukan jam 08.00 sampai 20.00 WIB,” ujar Rahmat.

Adanya pemberlakuan penyekatan mobilitas ini diakuinya menimbulkan kemacetan. Meski begitu, anggota regu pos penyekatan tetap melakukan pekerjaannya. Salah satunya adalah mengecek kelengkapan surat izin pengendara jika ada keperluan di Rumah Sakit. “Pastinya harus ada, setidaknya surat keterangan dari rumah sakit (bukti) agar kami juga enak saat menjalankan tugas kami,” tambahnya.

Rahmat mengatakan kendala yang dihadapi oleh petugas yakni banyaknya kendaraan yang melintas dan petugas harus mengecek satu persatu.

Pihaknya berharap masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19 dengan cara tidak kemana-mana terlebih dahulu jika tidak ada kepentingan di luar rumah dan membantu tugas aparat kepolisian yang ada di lapangan. (mg4/jarkasih)

Tags: kemacetanpenyekatanpetugas gabunganpolsek serpongPPKM Darurat
Share3TweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG_9927
Kota Tangerang

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang Internasional

Selasa, 12 Mei 2026 12:50 WIB
Temui Benyamin Davnie, PTA Banten Serius Bentuk Pengadilan Agama Tangsel
Headline

Temui Benyamin Davnie, PTA Banten Serius Bentuk Pengadilan Agama Tangsel

Senin, 11 Mei 2026 21:44 WIB
Ombudsman Banten: Laris Manis Bisa Selamatkan Biaya Masyarakat hingga Miliaran
Kabupaten Tangerang

Ombudsman Banten: Laris Manis Bisa Selamatkan Biaya Masyarakat hingga Miliaran

Senin, 11 Mei 2026 19:35 WIB
Laris Manis Diluncurkan, Pengurusan Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit
Headline

Laris Manis Diluncurkan, Pengurusan Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
Viral Keributan Pedagang di Pasar Lama Tangerang, Nasrullah Sampaikan Kronologi Versinya
Kota Tangerang

Viral Keributan Pedagang di Pasar Lama Tangerang, Nasrullah Sampaikan Kronologi Versinya

Senin, 11 Mei 2026 18:54 WIB
Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan
Headline

Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan

Senin, 11 Mei 2026 17:07 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Mancing 5 Ton Ikan, Cara Unik Buruh Kabupaten Tangerang Rayakan May Day

Mancing 5 Ton Ikan, Cara Unik Buruh Kabupaten Tangerang Rayakan May Day

Minggu, 10 Mei 2026 17:05 WIB
Duh, Kabel Sinyal Sensor Kereta di Stasiun Daru Hilang Dicuri

Duh, Kabel Sinyal Sensor Kereta di Stasiun Daru Hilang Dicuri

Sabtu, 9 Mei 2026 10:43 WIB
IMG_20260507_172022

Wabup Lebak Dorong Deteksi Dini HIV bagi Warga Binaan Lapas

Kamis, 7 Mei 2026 17:22 WIB
Mahasiswa Diajak Pahami Empat Pilar Kebangsaan

Mahasiswa Diajak Pahami Empat Pilar Kebangsaan

Selasa, 12 Mei 2026 19:14 WIB
Maia Estianty Ungkap Kebahagiaan Menjadi Oma

Maia Estianty Ungkap Kebahagiaan Menjadi Oma

Senin, 11 Mei 2026 13:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.