SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan kasus terkonfirmasi Covid-19 kepada Tim Gugus Tugas (Satgas) Kelurahan atau Kecamatan, menjadi penyebab sulitnya untuk mengetahui jumlah angka kesembuhan.
Hal itu dikatakan Camat Pandeglang, Melly Dyah Rahmalia, saat menggelar monitoring dan evaluasi PPKM tinggkat kecamatan dan PPKM Mikro tingkat kelurahan, di Aula Kecamatan Pandeglang, Rabu (14/7/2021).
“Sebetulnya banyak yang sudah sembuh, tapi tidak diketahui. Karena, tidak lapor,” kata Melly, Rabu (14/7/2021).
Ia berharap, masyarakat yang sudah dinyatakan atau merasa sembuh, segera melapor ke petugas. Sehingga, jangan sampai jumlah sebaran angka Covid-19 di Kecamatan Pandeglang terus melonjak. Sementara, banyak yang sembuh tak terdata.
“Kalau yang sembuh lapor, paling tidak angkanya bisa berkurang. Karena, yang tadinya terdata sebagai pasien Covid-19, dia terdata juga sebagai pasien yang sembuh, maka bisa dicoret,” tuturnya.
Menurutnya, kasus tersebut terjadi di dua Puskesmas di Kecamatan Pandeglang. Data dari dua Puskesmas yang ada di Kecamatan Pandeglang ujarnya, yaitu Puskesmas Pandeglang dan Puskesmas Cikupa. Angka penderita Covid-19 cukup tinggi.
Baca Juga: 1.045 Warga Kabayan Pandeglang Terima Bansos
“Sekali lagi saya sampaikan, padahal sudah banyak yang sembuh, tapi tidak mau lapor,” pungkasnya.
Dalam kesempatannya, yang juga dihadiri perwakilan 4 Kelurahan seKecamatan Pandeglang, Kapolsek dan Danramil Pandeglang. Ia menginginkan, agar seluruh stakeholder lebih intens menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Kecamatan Pandeglang.
“Selama masyarakat melakukan isolasi mandiri, petugas di dua Puskesmas itu selalu visit (berkunjung) ke orang yang terpapar. Tapi, setelah sembuh masyarakatnya tak mau lapor lagi,” imbuhnya. (mardiana)
