SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Kabar duka menyelimuti jajaran Pemkab Pandeglang, terkhusus Direksi RSUD Berkah. Dokter terbaik yakni, dr. Edwin Afrian yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang, tutup usia.
Almarhum menghebuskan nafas terakhirnya, saat menjalani perawatan intensif Covid-19 selama kurang lebih dua hari, di Rumah Sakit (RS) Persabatan, Jakarta, Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 05.34 WIB.
Kabar duka itu, membuat Bupati Pandeglang, Irna Narulita beserta jajarannya, rekan kerja dan para pihak lainnya di Pemkab Pandeglang, tak mampu menahan sedih.
Kesedihan Bupati Irna-pun pecah (menangis), saat detik-detik almarhum hendak di salatkan di halaman RSUD Berkah Pandeglang, sekitar pukul 13.30 WIB.
Kata Irna, ia bersama jajarannya sangat berduka dan kehilangan sosok dokter terbaik di Kabupaten Pandeglang yakni, dr Edwin Afrian bin Achmad Salam, yang menjabat sebagai Kabid Penunjang RSUD Berkah Pandeglang.
“Kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga, kepada para pahlawan kesehatan, Dokter, Bidan, Perawat, Relawan Kesehatan dan Tenaga Medis lainnya. Semoga letih dan pengabdianmu menjadi amal ibadah, berupa pahala berlipat ganda dari Allah SWT,” kata Irna, saat hendak mengantarkan jenazah almarhum, ke rumah duka di Kecamatan Menes, Rabu (14/7/2021).
Baca Juga: Tim Pencari Sempat Temukan Pelampung Di Perairan Cikoneng, Labuan Pandeglang
Katanya, almarhum merupakan garda terdepan dan sosok dokter teladan selama ini, khususnya dalam penanganan Covid-19 di Pandeglang. Sampai dengan hari ini kata Irna, tenaga kesehatan yang wafat karena Covid-19 berjumlah 5 orang.
“Semoga almarhum husnul khotimah, ancaman Covid-19 ini nyata, jangan sampai kita semua lengah terhadap protokol kesehatan. Ya Robb, segera akhiri pandemi Covid-19 ini, Aamiin,” ujarnya, seraya berdoa.
Ia juga mengaku, terus mendoakan 508 orang para tenaga kesehatan (Nakes) yang sedang terpapar Covid-19. Semoga bisa diberikan kekuatan dan kesembuhan. Sebab menurutnya, mereka memiliki resiko besar terpapar Covid-19. Karena langsung kontak erat dengan pasien Covid-19.
“Jangan kita sia-siakan perjuangan mereka. Doa kami semoga Allah SWT segera sembuhkan, dan diberi keselamatan, Aamin ya robbal aa’lamin,” tandasnya.
Ketua Humas RSUD Berkah Pandeglang, dr. Achmad Chubaesy Y menambahkan, dr.Edwin tutup usia pada hari Rabu, 14 Juli 2021, tepatnya pukul 05.34 WIB, setelah menjalani perawatan intensif selama kurang lebih dua hari, di Rumah Sakit Persabatan, Jakarta.
“Kami keluarga besar RSUD Berkah Pandeglang, sangat berduka, dan sangat kehilangan, dokter Edwin orang baik. Beliau (dr. Edwin,red) meninggal setelah berjuang melawan Covid-19,” kata dr. Achmad Chubaesy Y.
Baca Juga: Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, dokter Edwin yang juga sebagai pengurus IDI Kabupaten Pandeglang itu, sempat mendapat penanganan intensif selama 3 hari di RSUD Berkah Pandeglang.
“Sempat dirawat terlebih dahulu di RSUD Berkah Pandeglang, dan selanjutnya dirujuk ke RS Persahabatan, Jakarta,” imbuhnya. (nipal/mardiana)
























