SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Warga RT 5 RW 4 Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mengeluhkan aktivitas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang terdapat di lingkungannya. Pasalnya, dampak yang ditimbulkan dari TPS tersebut sangat terasa. Seperti bau yang tak sedap, kemudian asap dari aktivitas pembakaran sampah.
Ketua RT 5, Wawan mengatakan, warga meminta aktivitas TPS liar tersebut segera dihentikan. Lantaran warga sudah tak nyaman. Setidaknya kata Wawan, terdapat 45 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak TPS liar tersebut. “Intinya itu, kami minta di stop,” ujarnya kepada SatelitNews.Id, Minggu, (18/7/2021).
Pantauan di lokasi, TPS liar tersebut terdapat di RT 05 RW 04 Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang. Lokasinya tepat berada disamping akses Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II. Ada dua titik TPS yang berdekatan masing-masing seluas sekira 100 meter persegi.
Diungkapkan oleh Wawan TPS liar tersebut dikelola oleh salah satu pengembang besar. Pasalnya, lahan yang digunakan kata Wawan memang milik pengembang itu. “Itu sudah ada sekitar lima bulan pembuangan sampah di situ, nah pas dibakar itu warga mengeluh karena asapnya sangat mengganggu” katanya.
Menurut Wawan, aktivitas pembuangan sampah dilakukan setiap hari. Setidaknya, ada lima mobil pickup yang membuang sampah di TPS liar tersebut. “Warga sering mengeluh ke saya karena asapnya mengganggu pernafasan dan kenyamanan warga” kata Wawan.
Diakui Wawan, dirinya sempat melaporkan hal tersebut ke pihak Kelurahan Pakojan. Namun, sudah berjalan lima bulan TPS liar tersebut masih beraktivitas. “Katanya hari Senin, (19/7/2021). Kelurahan mau ninjau lagi,” katanya.
Baca Juga: SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 8 September, Cek Lokasinya
Dirinya pun berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera bertindak tegas. “Saya berharap ada instansi yang bisa menghentikan itu semua, karena kasian warga disini sering mengeluh ke saya,” pungkasnya. (irfan/made)
























