SATELITNEWS.ID,SEPATAN–Sebanyak 340 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan menerima bantuan sembako dari Kemensos RI, Minggu (18/7). Bantuan tersebut diberikan langsung untuk keperluan selama tiga bulan, yaitu Juli, Agustus, dan September.
Pendamping Sosial Bantuan Pangan Kecamatan Sepatan (PSBPK), Bahrun Ilman mengatakan, Kemensos RI untuk bulan ini mencairkan program BSP Sembako sekaligus tiga bulan. Katanya, hal itu membuat para KPM sangat bergembira. Pasalnya, di masa pandemi ini masyarakat memang sangat membutuhkan bantuan, salah satunya bantuan sembako untuk keperluan sehari-hari.
“Ada 340 KPM yang menerima program BSP Sembako di Desa Pisangan Jaya,” kata Bahrun Ilman kepada Satelit News, Minggu (18/7).
Ilman menjelaskan, nominal bantuan yang diberikan kepada para KPM sebesar Rp600 ribu. Namun KPM menerimanya berbentuk sembako yang terdiri dari 30 Kg beras, telur 3 Kg, ayam 3 ekor, buah-buahan 3 Kg, tahu dan tempe serta sayur-mayur. Dia berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk para KPM, dan bisa meringankan beban masyarakat dimasa paceklik seperti saat ini.
“Di tengah pandemi PPKM darurat ini, semoga bantuan sosial pangan sembako ini bagi warga penerima merasa terbantu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Mohamad Hotib menambahkan, dengan adanya program bantuan sosial pangan warga Pisangan Jaya merasa terbantu, apalagi di tengah PPKM darurat.
Baca Juga: 18.023 KPM di Tangsel Telah Terima Bansos PKH Tahap Satu
“Saya atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, semoga bantuan ini bermanfaat,” ucapnya.
Salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga RT 01/08, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Siti Komariah mengatakan, bahwa bantuan yang diberikan kepadanya sangat membantu untuk keperluan sehari-hari. Apalagi, dalam waktu dekat akan merayakan Hari Raya Idul Adha, sehingga bantuan ini terasa membantu.
Dia berharap, pemerintah baik pusat ataupun daerah bisa segera menyelesaikan masa pandemi dan meniadakan PPKM atau PSBB. Pasalnya, program tersebut sangat mematikan ekonomi masyarakat kecil.
“Alhamdulillah, jelang Hari Raya Idul Adha, bantuan sembako turun. Bantuan ini sangat membantu kami pak, apalagi kondisi sekarang yang serba susah. Mudah-mudahan program ini terus dilanjutkan,” harapnya. (alfian/aditya)
























