SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mencatat, sejak 1 sampai 18 Juli, sebanyak 50 pasien Covid-19 meninggal dunia, dan 1.500 lebih warga terkonfirmasi positif Covid-19.
Dari jumlah tersebut, paling banyak tersebar di Kecamatan Kramatwatu dan Cikande, Kabupaten Serang.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, dr Agus Sukmayadi mengatakan, pertumbuhan angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 memang sangat cepat sekali.
“Jadi tiba-tiba saja (pasien Covid-19,red) saturasinya di bawah angka 90. Kemudian hilang kesadaran, perlu oksigen yang cepat, dan kendalanya sekarang ini rumah sakit penuh. Sehingga, hanya diperuntukan bagi yang diawal terkonfirmasi positif dalam kondisi gejala berat. Sedangkan yang tanpa gejala dan gejala ringan, dianjurkan isolasi mandiri,” kata Agus, Rabu (21/7/2021).
Katanya, sejak tanggal 1 sampai 18 Juli dengan angka sebanyak 50 pasien Covid-19 yang meninggal dunia itu, para pasien tersebut meninggal saat isolasi mandiri dan saat dirawat di rumah sakit.
Adapun untuk yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 1.500 lebih. “Angka itu, hanya dalam tempo dua minggu,” tandasnya.
Baca Juga: RSDP Dan Dinkes Kabupaten Serang Bantu Pasien Yang Tak Miliki Biaya
Agus menambahkan, sebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 paling banyak di wilayah Kecamatan Kramatwatu dan Cikande. Namun kata Agus, data tersebut merupakan hasil tracking yang lampau.
“Ini bukan kasus baru pada saat PPKM darurat, tetapi hasil pemantauan sebelum PPKM darurat. Sehingga diharapkan, mulai ada penurunan setelah PPKM darurat. Hanya saja, kita sekarang belum bisa melakukan analisa apakah PPKM darurat berhasil atau tidak,” tambahnya. (sidik/mardiana)
