SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendapat sumbangan 25 peti mati untuk pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. Peti mati yang disalurkan kepada UPT TPU Selapajang Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) ini berasal dari para warganet atau netizen.
Aktivis sekaligus penggiat sosial, Ade Yunus mengatakan, netizen sengaja melakukan donasi secara virtual. Hasilnya mereka kumpulkan untuk membeli peti mati yang kemudian disalurkan ke UPT TPU Selapajang melalui Komunitas Anak Bangsa.
“Iya netizen (warganet) mereka donasi kemudian melakukan komunikasi dengan Komunitas Anak Bangsa. Komunitas hanya menjembatani saja. Jadi ini pure (murni) pemberian dari para netizen,” ujarnya kepada SatelitNews.Id, Minggu, (25/7/2021).
Kata Ade, ini merupakan empati rasa kemanusiaan dan bentuk kepedulian para netizen terhadap tingginya tingkat kematian di masa Pandemi Covid-19. Tentunya, bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi Pemkot Tangerang.
“Secara pribadi saya menyaksikan bulak balik mengantarkan tetangga dan kerabat yang wafat, Alhamdulillah dibantu proses pemulasaran hingga pemakaman oleh UPT TPU Selapajang, jadi saya merasakan haru proses perjuangan petugas termasuk terbatasnya Peti Jenazah,” ungkap Ade.
Direktur Banksasuci Foundation ini menjelaskan kebutuhan peti mati kian meningkat. Bantuan yang diberikan tersebut kata dia merupakan amanah dari Donasi yang memiliki rasa kemanusiaan tinggi.
“Saya hanya mewakili saja, untuk menyampaikan amanah melalui Om Rudi Valinka dan Mba Wanda Ponika untuk menyerahkan 25 peti jenazah kepada TPU Selapajang Kota Tangerang” tutur Ade.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala UPT TPU Selapajang, Dedi Yuri Hermawan. Dirinya mengaku sangat terbantu dengan donasi tersebut. Diharapkan hal ini dapat terus tumbuh di masyarakat berbagai kalangan.
“Jujur peti jenazah sangat kami butuhkan, sementara persediaan dikita sangat terbatas, oleh karena itu kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Para Netizen yang kepada kami,” Pungkasnya. (irfan/made)