SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Bantuan Sosial (Bansos) beras PPKM yang diterima masyarakat Kabupaten Pandeglang kualitasnya “buruk”, Kepala Bulog Sub Drive Lebak-Pandeglang, Muhammad Wahyudin berdalih, beras itu kehujanan saat perjalanan menuju lokasi pendistribusian.
Kata Wahidin, beras yang diterima masyarakat Pandeglang itu bukan kualitasnya yang jelek, namun dikarenakan pada saat pendistribusiaan terkena air hujan.
“Saat pengantaran, posisinya sedang hujan. Penutup terpalnya tidak rapat, sehingga beras itu kehujanan,” kilah Wahyudin, saat ditemui di gudang penyimpanan beras di Kabupaten Pandeglang, Jumat (6/8/2021).
Ia juga membatah, jika beras PPKM dari Bulog kualitas medium yang disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Pandeglang itu stok lama. Tapi diklaimnya, itu beras stok terbaru.
“Stok baru pak (sebutnya ke wartawan,red). Cuma saat pengantaran kena hujan. Soal kualitas, kita sudah standar dan sesuai pak,” kilahnya lagi.
Untuk mengantisipasi, agar tak terjadi lagi pemberian beras PPKM yang kualitasnya seperti itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PT. Pos agar rapi dalam penyalurannya.
Baca Juga: 4.923 Balita Terdampak Stunting di Lebak, Wilayah Bayah Paling Banyak
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PT. Pos, yang mengangkut beras itu. Sebelum mengangkut, dari segi terpalnya harus rapi dan melihat kondisinya dulu,” imbuhnya.
Ditegaskannya pula, pihaknya sudah berkomitmen bakal mengganti seluruh beras bantuan PPKM, kalau yang diterima masyarakat ada yang tak layak konsumsi.
“Kalau dari Bulog, kami komitmen untuk menggantinya. Jika ada keluhan, langsung kami ganti. Jika ada temuan di desa, langsung kami ganti, sesuai dengan kualitas standar,” pungkasnya.
Soal beras yang disalurkan itu, ternyata diproduksi oleh mitra yang digandeng oleh Bulog di wilayah Kabupaten Pandeglang. “Berasnya dari mitra Bulog, mitra pengadaan gabah dan beras,” tandasnya. (nipal/mardiana)
















