SATELITNEWS.ID, LEBAK—Tren penurunan angka Covid-19 di Kabupaten Lebak mulai meringankan beban RSUD Adjidarmo Rangkasbitung. Dari lima ruang isolasi perawatan pasien Covid-19 yang sebelumnya tersedia kini hanya dioperasikan tiga saja, sementara dua lainnya ditutup.
Penutupan dua ruang isolasi itu seiring kosongnya ruang tersebut lantaran pasien sudah berkurang. “Dua ruangan yakni ruang Manggis dan Apel kami kembalikan lagi menjadi ruang perawatan untuk pasien umum. Jadi hanya tiga ruang saja untuk isolasi Covid-19, yakni ruang Flamboyan dan Anggur serta ruang Delima untuk bayi,” kata Kepala Bagian Humas RSUD dr Adjidarmo Budi Kuswandi, Rabu (25/8/2021).
Budi menuturkan, dari jumlah tempat tidur pasien Covid yang semula disediakan sebanyak 108 unit di lima ruangan itu kini hanya disiapkan 67 tempat tidur saja, tujuh di antaranya untuk bayi. Hal itu lantaran dikhawatirkan adanya balita yang terpapar.
“Tetap kami siapkan juga untuk bayi, karena berkaca dari yang sudah-sudah, ada juga bayi yang terpapar,” ucap Budi. Ditambahkannya, untuk pasien Covid-19 yang masih dirawat jumlahnya juga sedikit yakni hanya mencapai 15 pasien saja. Berbeda dengan beberapa waktu sebelumnya, di mana tingkat keterisian tempat tidur (BOR) mencapai 90 persen. “Alhamdulilah sudah berkurang, dan semoga terus berkurang,”harapnya.
Tenaga kesehatan (nakes) yang diperbantukan dari masing – masing Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk membantu menangani lonjakan kasus pun, kata Budi telah dikembalikan ke masing-masing puskesmas asal.
“Ada 23 nakes yang sebelumnya di-BKO karena tingginya lonjakan pasien sudah dikembalikan. Tentu kita berharap, lonjakan pasien seperti beberapa waktu lalu tidak kembali terjadi,” tandasnya.
Baca Juga: Ribuan Pramuka Garuda Lebak Didorong Jadi Generasi Berkarakter
Tim Satgas Penangan Covid-19 Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, untuk mengantisipasi penambahan pasien Covid-19 Pemkab Lebak telah menyediakan tempat isolasi yakni di gedung BPPS di Jalan Siliwangi Pasir Ona, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung.
“Tempatnya sudah ada bahkan sarana penunjangnya juga sudah siap. Namun. Hingga saat ini belum terisi lantaran menurunnya angka Covid-19 di Kabupaten Lebak,”pungkasnya.(mulyana)
























