SATELITNEWS.ID, SERANG–Selama bulan Agustus 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mencatat, sebanyak 40 kasus penderita TBC (Tuberkulosis) aktif, yang diketahui melalui pelacakan di wilayah tempat tinggal.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi mengatakan, persoalan TBC ini merupakan salah satu programnya yang harus dituntaskan. Oleh karena itu, pelayanan terus diberikan baik melalui kunjungan rumah, atau kunjungan berkala ke Puskesmas bagi penderita.
“Temuan kasus TB itu dilakukan, melalui pelacakan ke wilayah tempat tinggal. Untuk kasus TB paru (TBC), ada 40 kasus aktif dan 134 terduga. Yang terduga itu, belum dinyatakan positif oleh laboratorium,” kata Agus, Kamis (2/9/2021).
Menurutnya, saat ini dari kasus TBC yang ditemukan, tertinggi di wilayah Kecamatan Carenang dan Binuang. Penderita masuk usia produktif. Namun kata Agus, kasus TBC ini masih stagnan.
“Kasus TBC ini, sebetulnya lebih kepada perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” tandasnya.
Namun demikian tambahnya, penderita TBC bisa mengikuti pengobatan jangka panjang secara gratis, setelah sebelumnya melakukan pemeriksaan laboratorium.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
“Jadi pengobatannya tidak cukup satu dua kali kunjungan, tapi 6 bulan terus menerus. Sehingga, diperlukan pendampingan keluarga untuk melihat dan memantau, apakah di penderita TB paru itu patuh setiap hari meminum obat, atau tidak,” tuturnya. (sidik)
























