SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Pesta minuman keras (Miras) oplosan yang dilakukan sekelompok pemuda di Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang selama tiga hari berujung maut. Dua pemuda yang ikut serta dalam pesta minuman haram itu yakni Rama alias Rambo (22) dan Ilham (22) harus dilarikan ke Puskesmas Menes, Minggu (12/9/2021), sekitar pukul 11.30 WIB akibat overdosis miras.
Salah satu pelakunya, Rama, meninggal dunia pukul 14.00 Wib setelah sempat mendapatkan perawatan. Sedangkan Ilham hingga saat ini sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Menes. Keduanya merupakan warga Kampung Kadutanggay Desa Purwaraja, Kecamatan Menes,
Menurut keterangan Polres Pandeglang, insiden itu bermula ketika sekelompok pemuda ingin mencoba minuman keras berbiaya murah. Mereka kemudian membeli alkohol murni sebanyak 1 liter. Setelah itu, alkohol diracik oleh Agus yang membuat racikan di rumah Dede alias Kelong di Kampung Kadutanggay. Alkohol murni itu dicampur dengan nutrisari. ekstra joss, air mentah dan coca cola.
Setelah jadi hasil racikan (oplosan) itu dikemas menggunakan ember ukuran 5 liter dan dibawa ke halte Komplek Cendana, Desa Purwaraja. Di sana miras dinikmati kurang lebih oleh 20 orang pemuda.
Kegiatan mengoplos miras itu berlansung selama tiga hari berturut-turut. Di hari ketiga, tepatnya Sabtu 11 September 2021, mereka membeli 5 liter alkohol murni yang kembali diracik Agus dengan bahan serta di lokasi sama.
Sehari berikutnya, Minggu 12 September 2021, sekira pukul 11.30 wib, Ilham dan Rama alias Rambo dibawa ke UGD Puskesmas Menes dalam keadaan kritis. Setelah ditangani oleh tim medis Puskesmas Menes Rama tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.00 WIB. Sedangkan untuk kondisi Ilham masih dalam perawatan tim medis Puskesmas Menes.
Baca Juga: Bawa Tembakau Sintetis dan Miras, Pemuda di Tangsel Diciduk Saat Patroli Polisi
Kepala Puskesmas Menes Nonok Nataesah membenarkan pihaknya telah merawat dua pemuda yang terkapar akibat minum oplosan. “Iya benar ada dua pasien yang terkapar akibat minuman oplosan,” kata Nonok, Senin (13/9/2021).
Namun jelasnya, salah seorang pemuda yang bernama Rama tak bisa tertolong dikarenakan kondisi tubuhnya lemah dan meninggal dunia. “Satu orang meninggal dunia (Rama) dan satu orang sedang menjalani perawatan medis (Ilham),” jelasnya.
Kapolsek Menes, M. Yusuf membenarkan, kejadian tersebut. Kematian Rama jelasnya, diakibatkan mengalami overdosis setelah mengkomsumsi minuman oplosan berupa Alkohol Murni, Nutrisari, Exstra Joss, Air Mineral, dan Cocacola.
“Hasil penyelidikan penyebab terjadinya overdisis karena kedua pemuda itu mengkonsumsi alkohol murni, nutrisari, extra joss, air mineral dan Coca cola semuanya dicampur kurang lebih sebanyak 5 liter. Untuk saudara Rama meninggal dunia dan Ilham sedang menjalani perawatan medis,” katanya.
Kapolres AKBP Belny Warlansyah menegasakan, penyidik masih melengkapi keterangan para saksi untuk memastikan kejelasan kasus miras oplosan tersebut.
“Perkembangan penyidikannya akan kami sampaikan setelah kami mengumpulkan fakta-fakta lain di lapangan,” katanya. (nipal)
Baca Juga: Polsek Cikeusal Amankan Miras dari Warung dan Kios
























