SATELITNEWS.ID, SERANG–Sedikitnya 7 Kecamatan, yakni Padarincang, Tunjung Teja, Pamarayan, Cikeusal, Kibin, Kragilan dan Ciruas, terendam banjir, Selasa (14/9/2021). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang menyatakan, banjir masih di level aman.
Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhony E Wangga mengatakan, curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Serang cukup tinggi. Sehingga, debit air sungai mengalami kenaikan seperti Sungai Ciujung dan Cikalumpangan.
Wilayah terdampak akibat naiknya debit air Sungai Ciujung antara lain, Kecamatan Tunjung Teja, Pamarayan, Cikeusal, Kibin dan Kragilan. Kemudian, yang terdampak Sungai Cikalumpang yaitu, Kecamatan Padarincang. Sedangkan Kecamatan Ciruas, diakibatkan dari sistem drainase yang kurang baik.
“Sampai saat ini, personel TRC BPBD Kabupaten Serang masih melakukan pendataan di wilayah terdampak,” kata Jhony, Selasa (14/9/2021).
Kata Jhony, saat ini kondisi banjir tersebut rata-rata masih di level aman. Masyarakat-pun hingga saat ini belum ada yang dievakuasi. Namun demikian, Jhony menyatakan, pihaknya terus memantau, terutama kondisi debit air Sungai Ciujung di Bendung Pamarayan.
“Kondisi debit air Ciujung di Bendung Pamarayan, saat ini terpantau naik. Jadi kalau terus terusan naik, maka eskalasinya kemungkinan naik nanti tengah malam,” tuturnya.
Baca Juga: Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi
Sementara, Plt Camat Pamarayan, Bagja Saputra mengatakan, saat ini desa tengah melakukan pendataan rumah yang terendam banjir. Menurutnya, kondisi banjir cukup besar.
“Ada dua desa yang terendam banjir yakni, Desa Sangiang dan Desa Wirana, akibat luapan Sungai Ciujung. Gede banget, tapi tingginya saya belum dapat laporan terkini,” ujar Bagja.
Ditambahkannya, banjir meluap sejak semalam, lantaran hujan turun sangat deras. Kondisi Bendungan Pamarayan-pun saat ini, cukup tinggi. “Sekarang saya lagi di depan Bendungan Pamarayan,” imbuhnya. (sidik)
























