SATELITNEWS.ID, CIPUTAT—Aksi kejahatan semakin merajalela di wilayah Kota Tangerang Selatan. Mereka menyasar siapa saja yang lengah. Bahkan ibu rumah tangga pun tak luput dari sasaran kawanan pelaku.
Seperti dialami Susana (52). Kalung milik warga Jalan Pahlawan, RT 007/01, kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) itu dijambret dengan cara ditarik dari lehernya oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor, Senin (20/9/2021). Parahnya, peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang belanja sayuran sekitar pukul 05.22 WIB pagi, saat kondisi lingkungan masih sepi. Aksi penjambretan itu terekam kamera closed circuit television (CCTV) salah satu rumah dekat lokasi kejadian.
Susana menceritakan, ia tidak melihat pelaku sampai tiba-tiba lehernya terasa sakit. Kaget dan terpaku beberapa saat, saat dirinya sadar, kalung emas pemberian anaknya hilang dari leher. Dia langsung berteriak minta tolong.
“Saya enggak curiga tapi tiba-tiba ngerasain sakit dicengkrem begini. Saya teriak kencang langsung sayanya syok ini apa,” tuturnya saat ditemui di lokasi, Selasa (21/9/2021).
“Pas saya sadar jambret langsung, ‘Jambret, jambret’ langsung teriak sekencang-kencangnya, orang belum ada yang keluar karena masih sepi banget tumben. Biasanya sudah ramai,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pelaku jambret kalungnya hanya sendiri menaiki sepeda motor. Namun, setelahnya ada pemotor lain, dua orang berboncengan melintas, tanpa membantu menolong. “Itu saya sempat minta tolong sama dia, ‘Tolong, tolong jambret! Cuma nengok doang dia enggak respons apa-apa, yang motor belakang itu. Saya enggak ngerti anak sini atau gimana saya enggak tau,” ujarnya.
Baca Juga: Warga Komplek Nusa Indah Tolak Pembangunan SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya
Korban meyakini pelaku keluar menyasar dirinya dari gang buntu. “Posisi saya dibekang, dia muncul dari belakang saya enggak tau, karena posisi saya kan belakangin dia,” ujarnya.
Menurutnya, sepekan kemarin motor milik keponakannya juga hilang saat sedang parkir di depan rumahnya. Susana mengaku kasus penjambretan yang dialaminya belum dilaporkan ke polisi. “Anak saya bilang, udah mama kalau udah hilang ga usah dipikirin ya udah ga usah diperpanjang,” jelasnya.
Sementara, pihak kepolisian mengaku sedang menyelidiki kasus jambret itu. “Sedang kita cek anggota Reskrim,” kata Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur, Iptu Deni Nova.
Sama halnya dengan seorang anggota Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Asep. Dia mengaku belum mengetahui ada peristiwa penjambretan di wilayahnya sebagaimana terekam dalam CCTV warga. “Saya sudah hubungi Pak RT, informasinya itu kejadian jam 5.30 pagi. Tadi saya sudah kabari juga informasinya ke reserse,” ucapnya. (jarkasih)
























