SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Dua pelaku spesialis maling handphone di rumah warga, berinisial SP (28) dan DM (28), warga Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, berhasil diringkus jajaran Polsek Kota Pandeglang, Kamis (7/10/2021).
Diketahui, kedua pelaku sudah 20 kali beroperasi mencuri handphone, dengan cara masuk ke rumah korban. Namun, baru kali ini berhasil diringkus.
Kapolsek Kota Pandeglang, Kompol Kosasih mengungkapkan, para pelaku yang berhasil dibekuknya sudah berkali-kali melakukan pencurian handphone di rumah warga. “Sudah hampir 20 kali, kedua pelaku melakukan pencurian handphone. Bahkan untuk melancarkan aksinya, kedua pelaku itu selalu membawa senjata tajam berupa golok, yang digunakan untuk menyongkel jendela,” kata Kompol Kosasih, Kamis (7/10/2021).
Pendalaman kasus pencurian yang dilakukannya itu, atas dasar adanya laporan dari masyarakat yang menjadi korban kedua pelaku, Senin (4/10) lalu. Bahkan dikatakannya, korban juga membantu melancarkan penangkapan terhadap dua pelaku tersebut.
“Jam 09.00 WIB pagi, korban melapor tiga handphone miliknya ada yang mencuri. Usai lapor, supaya mempermudah pencarian, korban melakukan koordinasi kesetiap konter yang ada di Kecamatan Majasari,” tambahnya.
Alhasil lanjutnya, saat pelaku hendak menjual handphone di salah satu konter, aksi pelaku sudah diketahui oleh pemilik konter. Namun untuk mengantisipasi kecurigaan pelaku, pemilik konter langsung membeli handphone hasil curian itu.
Baca Juga: Gunung Endut Lebak Dilirik Sebagai Sumber Energi Baru dan Terbarukan
“Korban meminta bantuan kepada pemilik konter, apabila ada yang menjual handphone tolong diamankan. Pelaku SP dan DM, terpantau oleh pemilik konter dan terekam CCTV juga. Setelah itu, anggota Reskrim langsung melakukan pencarian dan mengamankan pelaku,” tandasnya.
Sementara, seorang pelaku inisial DM (27) mengaku, baru 14 handphone hasil curian yang ia jual. Katanya, ia kerap menjual hasil curian itu melalui media sosial (Medsos)
. “Cara penjualan yang saya lakukan, menggunakan Medsos. Lalu COD dengan pembelinya,” aku DM, sambil menundukan kepala. Sedangkan, golok yang kerap ia bawa setiap melancarkan aksinya, hanya dipergunakan untuk menyongkel jendela. “Golok buat nyongkel saja. Barang sasaran diambil lewat jendela, kadang lewat pintu. Handphone yang sudah terjual 14 unit, ya buat sehari-hari saja,” imbuhnya. (nipal)

















