SATELITNEWS.ID, JAYAPURA—Atlet layar Banten, Kirana Wardojo akhirnya berhasil merebut medali emas nomor laser radial putri pada PON XX Papua 2020. Kirana mengalahkan Nurul Rahma Iedha dari DKI Jakarta di posisi kedua dan Fitri Alwiyah dari Jawa Barat di peringkat ketiga.
Kirana sebelumnya sudah diprediksi merebut medali emas karena memimpin klasemen dalam empat race yang dijalani. Dari 4 race yang dilalui, Rara tiga kali tampil sebagai juara pertama dan sekali juara kedua.
Asisten pelatih laser radial Lena Wardojo mengatakan pihaknya memang sudah menargetkan medali emas untuk Rara di PON XX Papua. Tapi pihaknya tidak terlalu gegabah karena melihat lawan yang akan dihadapi Kirana Wardojo sangat kompetitif. Selain itu, kata dia, medan pertandingan pun menjadi kendala karena persiapan yang tidak terlalu banyak di venue.
“Alat-alat lawan Kirana Wardojo juga bisa dibilang merupakan alat terbaru yang mereka punya, keluaran terbaru dan mungkin ada beberapa bagian yang lebih canggih dari kapal Kirana,” kata wanita yang juga Ibunda dari Kirana Wardojo itu.
Meski begitu, ia bangga dengan tekad dan perjuangan tanpa henti yang ditunjukkan Kirana Wardojo meski dengan kendala tersebut, nyatanya ia mampu meraih medali emas untuk kontingen Banten di PON XX Papua.
“Saya selalu bilang ke Kirana untuk tetap semangat. Memang dia memiliki tekad yang luar biasa, untuk selalu berada di depan. Saya juga salut dengan kondisinya sekarang selalu memiliki tekad yang kuat,” tuturnya
Selain satu medali emas, layar juga menambah satu medali perunggu dari nomor RS X 8.5 putri. Medali perunggu diraih Ratiah yang dikalahkan atlet Jawa Timur Hoiriyah di posisi pertama dan Syadine Arethusa di peringkat kedua Lampung.
Dengan demikian, layar menyumbangkan 3 medali emas dan 2 medali perunggu. Satu perunggu lainnya disumbangkan oleh Haikal Yaqzan yang turun di international 420 putra. (gatot)