SATELITNEWS.ID, MAGELANG—Persita Tangerang menargetkan poin penuh dari laga pekan kedelapan. Laga kandang ini akan mempertemukan Persita dengan Persikabo 1973 sebagai tim tamu di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jumat (22/10).
Pendekar Cisadane punya modal berharga untuk menghadapi Persikabo 1973. Berbeda dengan pertandingan pekan lalu di mana banyak pemain Persita yang tidak diturunkan karena akumulasi kartu dan cedera, maka di pertandingan pekan kedelapan ini dipastikan Persita turun dengan skuad penuh.
“Ya ini informasi juga. Kami tetap bersyukur sudah bisa akan menurunkan beberapa pemain yang terkena akumulasi kemarin dan juga beberapa pemain yang kemarin mengalami cedera. Jadi kekuatan kami sekarang sudah kembali lagi. Saya berharap besok, apapun yang siapapun yang dimainkan, dia akan meraih atau berusaha untuk meraih poin penuh. Karena untuk menjaga kita eksistensi di papan tengah, tidak ada lain caranya yaitu kita harus bisa memenangkan pertandingan,” ungkap Widodo dalam konferensi pers kemarin.
Menurut pelatih yang sudah mengarsiteki Persita sejak dari Liga 2 2019 ini, timnya sudah belajar banyak dari pertandingan perdana Series 2 pekan lalu. Terutama di soal komunikasi.
“Karena kemarin terakhir kita kemasukan itu akibat komunikasi goalkeeper dan pemain belakang. Tetapi bukan itu saja. Bagaimana mereka (Persiraja) bisa melakukan free kick itu, itu yang kita juga evaluasi bagaimana kita jangan sampai di daerah pertahanan kita ada foul, ada pelanggaran sehingga lawan dengan mudah bisa mengantarkan bola. Itu yang sudah kita evalusi kemarin,”imbuhnya.
Melawan tim Persikabo yang bisa dibilang tengah di atas angin dengan raihan beberapa kemenangan berturut-turut, Persita tidak gentar. Sudah ada celah yang pastinya akan dimanfaatkan oleh skuad Pendekar Cisadane untuk meraih poin maksimal besok.
“Ya respek ke Persikabo yang sudah menunjukkan prestasi yang bagus. Tapi kami sudah mempelajari Persikabo juga. Di balik kelebihan satu tim itu pasti ada kelemahan. Kami akan mencoba dari sisi itu yang akan kita explore untuk meraih hasil yang terbaik. Kami akan mewaspadai pemain depan ya pemain depan dari striker, dari sayap dan second line mereka. Karena banyak gol terjadi dari second line mereka,” lanjut Widodo.
Disinggung capaian Persita yang mencetak 9 gol tapi juga kemasukan 9 gol hingga kini, Widodo tak ingin berkomentar banyak. “Ya mestinya tidak puaslah. Semua pelatih, semua siapapun. Yang kalau puas itu memasukkan 9 tidak kemasukan, kosong, itu baru puas. Karena 9-9 tentu tidak puas. Tapi ini adalah capaian terbaik bagi kami. Mudah-mudahan akan lebih baik lagi ke depan,”pungkasnya.
Sementara itu, Irsyad Maulana, perwakilan pemain Persita menyebut ia dan rekan-rekannya sudah siap bertanding besok dan berharap bisa meraih poin maksimal. “Saya mewakili teman-teman semua pemain sudah siap untuk pertandingan besok. Sesuai dengan arahan dan instruksi dari pelatih dan kami siap untuk mencari poin dalam pertandingan besok sore insyaAllah,” kata Irsyad yang juga baru dianugerahi penghargaan Best Goal bulan September oleh PT LIB atas gol cantiknya saat menghadapi Persib di Series 1.
“Alhamdulillah bersyukur. Tapi itu tidak terlalu target. Itu cuma hadiah dari Yang Di Atas aja. Mungkin target kemenangan yang lebih utama.”
Kata Irsyad, saat ini ia dan tim Persita fokus 100 persen untuk memberikan yang terbaik di pertandingan besok. “Semua pemain harus diwaspadai ya. Mungkin yang penting dalam pertandingan besok kita harus siap, kerja keras untuk meraih poin yang diinginkan,”tutupnya. (gatot)