SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong pemda untuk membuat program yang bersentuhan langsung kepada masyarakat terkait pengurangan pengangguran. Hal ini sehubungan dengan bertambahnya angka pengangguran di Kota Tangerang sebagaimana dikeluarkan oleh BPS Kota Tangerang.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengatakan pandemi Covid-19 boleh jadi menyebabkan tingkat pengangguran menjadi meningkat. Namun tetap harus ada solusi. “Bagian dari dampak pandemi bisa saja, tapi kan kita minta sama pemda untuk buat program kerja yang dapat mengurangi angka pengguran di Kota Tangerang,” ujarnya kepada Satelitnews.id Rabu, (10/11/2021).
Gatot mengaku bahkan pihaknya menahan pengajuan anggaran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang untuk 2022 yang mencapai Rp 17 miliar lebih. Sebab dalam anggaran tersebut program yang diajukan Disnaker lebih banyak pada belanja pegawai. “Tadi dia (Disnaker) ajukan Rp 17 miliar. Tapi kita kaget di dalamnya itu lebih banyak belanja pegawai, makannya kita minta diperbaiki,” jelasnya.
“Tadi makannya kita hold (tahan) itu Disnaker agar mereka bisa membuat program yang dapat mengurangi angka pengangguran. Harus lebih banyak bentuk kegiatan yang langsung bermanfaat kurangi angka pengangguran biar kesempatan kerja lebih tinggi,” tambahnya.
Gatot menuturkan banyak cara yang dapat dilakukan dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran. Mulai dari pelatihan, pembinaan hingga balai latihan kerja (BLK). “Kegiatannya langsung ke masyarakat tentang dapat kurangi angka pengangguran sehingga di Kota Tangerang kesempatan kerjanya semakin tinggi. Job fair kan salah satu cara, kan banyak cara,” katanya.
Menurut Gatot, sebenarnya Pemkot Tangerang telah membuat program serupa kaitan upaya pengurangan pengangguran. Namun, program tersebut dirasa kurang maksimal. “Tidak maksimal, kurang maksimal lah. Harus didorong terus lebih digalakkan. diajukan Rp 17 miliar tapi lebih banyak belanja pegawai dibanding kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tegas Gatot.
Baca Juga: DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa
Oleh sebab itu, Gatot menunggu perbaikan rincian program pada pengajuan anggaran di 2022 oleh Disnaker. Bila, telah diperbaiki baru kemudian pihaknya akan menjadwalkan kembali pertemuan dengan Disnaker. “Nanti hasilnya (program) kita cek di 2022 berapa nanti kita pantau kan ada target RPJMD yang harus di tempuh sama dia (Disnaker),” tegasnya.
SatelitNews.Id belum mendapat konfirmasi terkait meningkatnya angka pengangguran dari Disnaker kota Tangerang. Pelaksana tugas Kepala Disnaker Kota Tangerang, Rakhamansyah saat dikonfirmasi belum merespon. (irfan)
























