Senin, 19 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Terungkap! Ini Alasan Warga di Pandeglang Membangun Fondasi Tengah Jalan

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Senin, 6 Des 2021 20:50 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Terungkap! Ini Alasan Warga di Pandeglang Membangun Fondasi Tengah Jalan

TUNJUKAN SURAT GIRIK–Ujang Sahrudin (57), yang mengklaim tanah jalan itu miliknya, menunjukan surat girik di kediamannya, Senin (6/12/2021). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Selain membatah tudingan gara-gara perkara Pilkades, pelaku pembuat fondasi di tengah jalan juga membantah, yang difondasi itu tanah bukan miliknya.

Ujang Sahrudin (57), pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan menyatakan, aksinya itu tidak ada kaitannya dengan Pilkades. Namun itu dilakukan, karena hanya berusaha menuntut haknya sebagai pemilik sah dari lahan di atas jalan tersebut.

Warga Kampung Sabrang Barat, Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang ini juga, menunjukan surat girik yang ia keluarkan dari dalam kamarnya. Ditegaskannya, tanah yang kemudian ia pondasi lalu menjadi polemik, karena telah menutup jalan tersebut betul-betul miliknya secara sah selama puluhan tahun.

“Teu aya, pak, teu aya. Teu aya sama sakali hubungana jeung Pilkades, abah (Ujang menyebut dirinya,red) mah ngan nuntut hak abdi doang hayangna geh (Enggak ada pak, enggak ada. Enggak ada sama sekali hubungannya dengan Pilkades, saya cuma nuntut hak saya saja),” kata Ujang, Senin (6/12/2021).

Menurutnya, semua itu bermula saat ia mendapat warisan berupa sebidang tanah dari almarhum bapaknya, pada tahun 60-an silam. Ia memang sudah lupa, berapa ukuran tanah warisan tersebut. Namun menurut perkiraannya, tanah peninggalan bapaknya itu memiliki panjang sekira 113 meter dengan lebar 30 meteran.

Saat pertama kali mendapat warisan, Ujang berniat membangun rumah di sana. Namun, kondisi kampung yang sepi ditambah belum adanya penduduk, membuat Ujang mengurungkan niatnya dan memilih pindah ke kampung lain yang sudah mulai ramai.

Baca Juga: Krisis Air Bersih Masih Melanda, Warga Desa Idaman Pandeglang Butuh Penanganan Serius

“Itu tadinya tidak ada kampung, jalan juga nggak ada. Orang saya tadinya mau bikin rumah di sana juga tidak berani, jempling (sepi). Makanya saya pindah ke sini (Kampung Sabrang Barat, Cigeulis), sekalian ikut saudara,” paparnya.

Tahun 90-an tambahnya lagi, Ujang akhirnya memilih menetap di Kampung Sabrang Barat dan meminang istrinya yang bernama Aryati (57). Sementara tanah warisannya, ia putuskan untuk ditanami beberapa tumbuhan palawija, dan pepohonan untuk bekal hidupnya di kemudian hari.

BeritaTerbaru

BEDOLAN PAMARAYAN -- Masyarakat sekitar, tampak antusias mengikuti kegiatan Bedolan Pamarayan, di Kabupaten Serang, Sabtu (17/10/2026) lalu. (ISTIMEWA)

Bedolan Pamarayan Kabupaten Serang, Tradisi Turun Temurun yang Dinanti Masyarakat

Minggu, 18 Okt 2026 18:04 WIB
SARESEHAN -- Sarasehan Ulama se-Banten, yang digelar Yayasan Ibnu Salam–Cinangka, Kabupaten Serang, di Aula Hilmi Aminuddin Nurul Fikri Boarding School, Sabtu (17/10/2026). (ISTIMEWA)

Apresiasi Kontribusi Ponpes, Wabup Najib: Tingkatkan Terus Kualitas SDM

Minggu, 18 Okt 2026 17:54 WIB
Ketika Emak-emak Ikut Bantu TMMD di Lebak

Ketika Emak-emak Ikut Bantu TMMD di Lebak

Minggu, 18 Okt 2026 17:45 WIB
BANTUAN AIR BERSIH -- Sejumlah warga Desa Idaman, Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang, mendapat bantuan air bersih, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (ISTIMEWA)

Krisis Air Bersih Masih Melanda, Warga Desa Idaman Pandeglang Butuh Penanganan Serius

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Namun baru juga beberapa tahun bercocok tanam di tanah warisan itu, Ujang kaget lantaran tanamannya malah terkena imbas gusuran alat berat. Belakangan ia baru mengetahui, jika alat-alat itu diturunkan untuk proyek pembangunan jalan hingga ke ujung Kampung.

“Tadinya mah saya tidak tahu apa-apa, kalau di sana mau bikin jalan. Pas saya cek, itu tanah saya kok pohon kelapanya pada ditebang. Saya lihat, ada beko sama buldozer juga di sana,” ungkapnya.

Karena kondisi tersebut, Ujang lalu memberanikan diri bertanya ke Kepala Desa, pada masa itu. Kepala Desa-pun membenarkan, akan ada pembangunan jalan di lokasi tersebut dan berimbas kepada pembebasan tanah warga.

Namun pada waktu itu, Kepala Desa memberi kabar kepada Ujang, bahwa pembayaran pembebasan tanahnya harus tertunda. Pasalnya, pihak desa lebih memprioritaskan pembangunan jalan tersebut dimulai dari ujung kampung.

Baca Juga: Desa Bandung Pandeglang Siap Expor Ikan Mas Sinyonya dan Udang Sawah ke Papua Nugini

“Tanah saya kan posisinya di depan, jadi tidak dibebasin dulu. Waktu itu lurahnya sebelum Pak Anto (Menyebut nama Kepala Desa Cigeulis saat ini), Pak Kamim waktu itu lurahnya. Kalau Pak Anto, ngejabat dari tahun 2008, pas jalannya sudah ada,” terangnya.

Tapi masalah baru muncul, setelah pembangunan jalan itu mulai berlangsung. Tanah Ujang, yang sejak awal perjanjian belum dapat pembebasan, malah dibabat untuk akses masuk alat-alat berat ke ujung kampung. Bahkan akhirnya, tanah Ujang juga dibuat menjadi jalan tanpa ada pemberitahuan apapun kepadanya.

Sontak Ujang kembali melayangkan protesnya kepada pihak desa. Namun setelah beberapa kali ditanyakan, Kepala Desa waktu itu lagi-lagi hanya memintanya untuk bersabar, lantaran pembebasan tanahnya masih harus tertunda.

“Kalau dari awal ada obrolan sama saya, musyawarah lah gitu sama saya nanya ini tanah, saya pengennya dijual berapa. Boro-boro diajak ngobrol, nanya harga. Tahu-tahu, tanah itu sudah dibangun jalan. Saya yang punya tidak dikasih tahu,” pungkasnya.

Hingga Kepala Desa yang saat itu dijabat oleh Kamim berakhir, masalah ganti rugi tanahnya-pun belum juga selesai. Polemik itu-pun berlanjut, sampai Kepala Desa Cigeulis dijabat oleh Anto Wiryo, tak kunjung selesai hingga sekarang.

Karena sudah pulahan tahun tuntutannya tak kunjung dipenuhi, Ujang akhirnya nekat melakukan aksi pemblokiran jalan desa tersebut. Ia-pun membantah, aksinya itu berkaitan dengan urusan Pilkades Oktober 2021 lalu. Lantaran, Ujang juga mengklaim memiliki ikatan keluarga dengan Anto Wiryo, Kepala Desa Cigeulis saat ini.

“Jadi kalau dikait-kaitkan sama Pilkades, sumpah pak, abah mah nggak kepikiran sama sekali kearah sana. Abah ini, sama Pak Anto juga masih saudaraan dari istri abah. Jadi enggak mungkin gara-gara urusan Pilkades,” ucapnya.

Ia mengaku sadar, tindakannya itu sudah menyalahi aturan. Namun, ia terpaksa memblokir jalan tersebut lantaran sudah merasa lelah, puluhan tahun tuntutannya tak kunjung ditepati oleh Kepala Desa.

“Abah ini udah capek. Sehari-hari cuma ke kebun doang, tidak ngerti apa-apa. Abah cuma nuntut hak abah, karena abah khawatir kalau misalkan ini tidak diselesaikan, nantinya malah anak cucu abah nu ngahaliwukeun (memperdebatkan). Abah nggak mau itu kejadian,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Cigeulis, Anto Wiryo menyatakan, polemik tanah warga itu memang terjadi sebelum ia menjabat. Ia-pun mengaku, sempat menawarkan solusi bagi Ujang atas permasalahan tersebut, namun Anto mengklaim sang pemilik tanah tetap ngotot, tak mau menjual tanahnya.

“Dua tahun lalu, ada investor di sana. Tanah dia juga mau dibebasin. Tapi, dianya nggak ngasih, padahal waktu itu mau saya bantu, tapi tetap ditolak sama dia,” ungkap Anto.

Mengenai urusan Pilkades, Anto-pun menilai aksi pemblokiran jalan itu tetap menyalahi aturan. Soalnya Anto berpendapat, jika pemilik tanah sejak dulu menuntut adanya pembebasan, maka aksinya itu harusnya dilakukan sejak dulu.

“Kalau mau, kenapa nggak dari dulu ngeblokir jalan. Ini malah setelah Pilkades ditutup, kan momennya tidak baik, berarti kan ada apa,” tandasnya. (nipal)

Tags: kabupaten pandeglangMenuntut HaknyaWarga Bangun Fondasi di Tengah Jalan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

BERKUNJUNG -- Sejumlah pelaku bisnis dari Papua Nugini, berkunjung ke Wisata Bukit Sinyonya, serta berfoto bersama dengan Kades Bandung, Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang, belum lama ini. (ISTIMEWA)
Banten Region

Desa Bandung Pandeglang Siap Expor Ikan Mas Sinyonya dan Udang Sawah ke Papua Nugini

Minggu, 18 Okt 2026 16:55 WIB
Kampus URI Kandas di Lebak, Eks HGU Sawit Kini Diincar Brimob
Banten Region

Kampus URI Kandas di Lebak, Kawasan Eks HGU Sawit Kini Diincar Brimob

Minggu, 18 Okt 2026 16:19 WIB
Tekan Biaya Operasional, OPD Lebak Bakal Dirampingkan
Banten Region

Tekan Biaya Operasional, OPD Lebak Siap Dirampingkan

Minggu, 18 Okt 2026 15:06 WIB
MENYAPA ANAK : Gubernur Banten Andra Soni, menyapa anak penerima bantuan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak, beberapa waktu lalu. Di tahun depan, Pemprov Banten menambah anggaran untuk sekolah gratis hingga Rp520 Miliaran. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tahun 2027, Anggaran Sekolah Gratis di Banten Bertambah Rp220 Miliar

Minggu, 18 Okt 2026 14:47 WIB
MENYAMPAIKAN SAMBUTAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan sambutan pada momen perayaan Hari Santri Nasional. (ISTIMEWA)
Banten Region

Refleksi HSN, Andra: Santri Garda Terdepan Pembangunan di Banten

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB
Polda Banten Periksa 70 Pengunjung THM, Amankan 914 Botol Miras
Banten Region

Polda Banten Periksa 70 Pengunjung THM, Amankan 914 Botol Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 16:18 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

BERBINCANG : Gubernur Banten Andra Soni (kiri), berbincang dengan Kapolda Banten Irjenpol Hendra Kurniawan (kanan). (ISTIMEWA)

Temui Gubernur Banten, Kapolda Sampaikan Ini

Kamis, 15 Okt 2026 13:22 WIB
Anggota Komisi I DPRD Banten, Anton Haerul Samsi. (ISTIMEWA)

Soal Kepastian Gaji P3K, Pemprov Diminta Bersurat ke Pusat

Kamis, 15 Okt 2026 12:44 WIB
Tujuh ASN Dilantik, Bupati Zakiyah : Kerja Jangan Selalu Nunggu Arahan

Tujuh ASN Dilantik, Bupati Zakiyah : Kerja Jangan Selalu Nunggu Arahan

Senin, 12 Okt 2026 12:25 WIB
Singgung Bank Banten, Wabup Lebak Minta Gaji PNS Lewat Kopdes Dikaji Ulang

Singgung Bank Banten, Wabup Lebak Minta Gaji PNS Lewat Kopdes Dikaji Ulang

Sabtu, 17 Okt 2026 10:03 WIB
Maling Gasak Mobil, Motor hingga Tiga HP di Pondok Aren

Maling Gasak Mobil, Motor hingga Tiga HP di Pondok Aren

Senin, 12 Okt 2026 08:06 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.