SATELITNEWS.ID, SERANG–Sebanyak 68 warga asal Kabupaten Serang, akan diberangkatkan untuk bekerja di Asia – Pasifik. Mereka semua akan diseleksi oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), untuk bekerja di sektor formal dan informal.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, Ugum Gurmilang mengatakan, Pemerintah Indonesia memiliki program G to G dengan beberapa negara seperti, Jerman dan Jepang kaitan dengan rekrutmen Pekerja Migran Indonesia (PMI). Namun peminatnya masih kurang.
“Saya tidak tahu, apakah itu informasi tidak sampai. Padahal kita sudah sosialisasi,” kata Ugum, Senin (27/12/2021).
Katanya, sampai saat ini warga Kabupaten Serang yang sudah mendapat rekomendasi darinya untuk menjadi PMI ada sebanyak 68 orang. Mereka rencananya akan dipekerjakan disekitar Asia Pasifik.
“Kecamatan paling banyak, sekitar Serang Utara seperti Pontang, Tanara dan Tirtayasa. Negara tujuannya paling banyak ke Taiwan, tapi ada juga ke Hongkong dan Singapura,” tuturnya.
Namun demikian, kata Ugum, sebelum diberangkatkan mereka semua akan mendapat pelatihan sekitar satu minggu sampai dua minggu. Semua biaya pelatihan akan ditanggung oleh P3MI.
Baca Juga: Bedolan Pamarayan Kabupaten Serang, Tradisi Turun Temurun yang Dinanti Masyarakat
Kemudian setelah selesai pelatihan dan dinyatakan lolos menurutnya, semua peserta diberikan persiapan akhir pemberangkatan. Semisal, jika disana ada masalah akan diberikan nomor kedutaan, penggunaan bahasa sehari-hari dan adat istiadat.
“Kalau semua sudah dilalui, baru berangkat. Tapi biasanya, kalau sudah mendapat rekom dari kita semuanya diberangkatkan. Mereka akan bekerja formal dan informal, kalau formal di perusahaan kalau informasil seperti driver dan asisten rumah tangga,” imbuhnya. (sidik)

















