SATELITNEWS. ID, TANGERANG—Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengumpulkan para pengelola mall dan hotel, serta pengelola tempat-tempat keramaian, untuk tidak melakukan perayaan atau pesta pergantian malam tahun baru di lokasinya masing-masing. Hal tersebut diungkapkan bupati ketika memimpin Rapat Koordinasi di Aula Dharma Wanita Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (30/12/21), bersama dengan pengelola mall, hotel dan tempat keramaian.
“Saya mohon perhatiannya bahwa pelaksanaan tahun baru kali ini, tidak ada kegiatan dan semua harus sudah selesai batas maksimalnya adalah jam 10.00 malam. Apalagi ada perayaan kembang api, konser musik dan lain sebagainya ini. Mohon diperhatikan baik-baik,” tegas Bupati dihadapan pengelola mall, hotel dan tempat keramaian di wilayah Kabupaten Tangerang.
Zaki berharap, jangan sampai nantinya terjadi lonjakan di bulan Januari 2022. Sehingga kata dia, perlunya konsentrasi dalam upaya menekan angka penyebaran ataupun kerawanan dari kondisi penyebaran Covid-19, terutamanya yang ada di Kabupaten Tangerang.
“Nanti kita semua akan melakukan monitoring mulai dari jam 19.00 sampai dengan jam 00.30 atau bahkan nanti Satpol PP bisa sampai subuh dengan dengan Pak Dandim dan Pak Kapolres. Jadi mohon diikuti tata tertibnya dan apabila ada yang melanggar, saya harus ambil tindakan keras, karena kasihan yang tertib, tiba-tiba ada yang melanggar,” tegas Zaki.
Zaki juga minta kepada pengelola mall agar membuka konter atau gerai khusus untuk vaksinasi pengunjung yang belum tervaksin ataupun tervaksin lengkap. “Berkoordinasi dan berkomunikasi Dinas Kesehatan (Dinkes), dengan demikian masyarakat dan anak-anak usia 6-11 tahun bisa melakukan vaksinasi tersebut,” jelasnya.
Selain itu, Zaki juga tegas meminta kepada seluruh hotel yang menjadi tempat karantina warga ataupun masyarakat yang datang dari luar negeri, untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Lanjut dia, Pemkab Tangerang bersama TNI dan Polri akan memantau serta memonitoring tempat tersebut, dengan tujuan membantu masyarakat mengetahui tempat isolasi terpadu kalau terjadi kasus-kasus positif.
Baca Juga: Hadiri Milad, Bupati Tangerang: SMK Jaya Buana Harus Mampu Mencetak Generasi Unggul dan Berakhlak
Mohon jadi perhatian, karena nanti hotel-hotel yang menjadi tempat karantina itu wajib kami pantau dan kami monitoring. Kami sudah punya tempat isolasi terpadu yang namanya Hotel Yasmin,” kata Zaki.
Pada sesi rapat berikutnya, Zaki juga mengimbau kepada seluruh camat dan Forkopimcam untuk terus memonitor wilayahnya masing-masing, agar menjaga tidak ada kerumunan dan perayaan tahun baru dan juga harus mewaspadai cuaca buruk.
Diketahui acara Rakor tersebut dibagi menjadi 2 sesi, yaitu pertama dihadiri oleh pengelola mall, hotel, dan pusat perbelanjaan. Selanjutnya sesi kedua dihadiri oleh para camat, Danramil serta Kapolsek. Selain itu, Rakor tersebut juga dihadiri oleh Dandim 0510 dan Kapolres Tangerang serta Ketua DPRD, Sekda serta perwakilan para kepala OPD terkait.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi menambahkan, selama masa pelaksanaan pergantian tahun, pihaknya bersama unsur TNI/Polri secara intens akan melakukan pemantauan di titik-titik pusat keramaian, terutama di wilayah Kelapa Dua dan Pagedangan.
“Kita tetap akan monitor, dan terakhir Pak Bupati sudah mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan pesta pergantian tahun, baik itu indoor maupun outdoor,” ujarnya. (aditya)
























