SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, akan melakukan pendampingan kepada desa untuk mengembangkan potensi pertanian di wilayahnya, untuk menjaga ketahanan pangan.
Kepala Distan Kabupaten Serang, Zaldi Duhana mengatakan, sekarang ini ada aturan baru, bahwa Dana Desa (DD) bisa digunakan 20 persen untuk ketahanan pangan. Oleh karena itu, pada tahun ini pihaknya berencana menyatukan penyuluh dengan Kepala Desa (Kades). Sehingga, program pertanian bisa jalan.
“Tapi potensinya memang pertanian, kita akan support. Melakukan pendampingan, kemudian menjelaskan komoditi apa yang bisa dikembangkan. Sehingga, penggunaan Dana Desa biaa tepat sasaran dan efektif,” kata Zaldi, Minggu (9/1/2022).
Kata Zaldi, saat ini pengembangan komoditas pertanian yang sudah jalan, ada di wilayah Kecamatan Waringinkurung. Disana, penyuluh pertanian bekerjasama dengan para pemuda yang tergabung di Karang Taruna, dan berhasil mengembangkan komoditi pertanian melon.
“Alhamdulillah, berkat semangat dari Karang Taruna dan keinginan mereka untuk mengembangkan lapangan baru di pertanian, serta bimbingan dari penyuluh, bisa panen seluas 5000 hektar,” tuturnya.
Menurut Zaldi, jika dipelajari seperti kelompok tani dan Karang Taruna, bisa jadi mereka bukan membutuhkan permodalan atau alat mesin pertanian. Melainkan bimbingan dari penyuluh. (sidik)