SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, jajaran personel Polres Pandeglang Polda Banten telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemasangan police line, atas peristiwa ledakan di Kampung Cisaat, Desa Tangkil Sari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Minggu (9/1/2022) sekira pukul 20.30 WIB lalu.
Atas kejadian itu tandasnya, mengakibat satu orang meninggal dunia, Ulung (45) yang berprofesi sebagai ojek pangkalan, dan satu orang luka berat, LInah (42) sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT).
“Ledakan itu sangat kencang, hingga terdengar sejauh radius 10 Km. Paska mendengar suara ledakan, masyarakat sekitar mendatangi tempat kejadian. Ditemukan korban meninggal dan satu orang luka berat, Linah, yang merupakan istri dari Ulung. Yang bersangkutan sedang berusaha untuk keluar, menyelamatkan diri dari runtuhan puing rumah yang sudah hancur,” ungkap Shinto, Senin (10/1/2022).
Adapun saksi-saksi kejadian ledakan itu diantaranya, HN (35) Ketua RT, UI (35) Wiraswasta dan IN (42) Wiraswasta. “Sampai saat ini, Polres Pandeglang terus berupaya mengumpulkan saksi dan barang bukti, penyebab terjadinya ledakan tersebut,” tambah Shinto.
Upaya-upaya yang dilakukan jajaran kepolisian atas kejadian itu, tandasnya, anggota Polsek Cimanggu dan Polres Pandeglang serta jajaran, telah melakukan pengecekan dan pemasangan police line di TKP, telah dilakukan olah TKP oleh Satreskrim Polres Pandeglang.
“Korban meninggal dunia (Ulung,red) telah dibawa ke RS Berkah Pandeglang, untuk diotopsi dan korban luka berat, dirujuk ke RS Berkah Pandeglang untuk mendapat penanganan tim medis,” tutup Shinto. (mardiana)
Baca Juga: Krisis Air Bersih Masih Melanda, Warga Desa Idaman Pandeglang Butuh Penanganan Serius

















