SATELITNEWS.ID,TANGERANG— Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang melakukan kajian tentang penyebab banjir di Kecamatan Benda berikut penanganannya. Dinas PUPR menyatakan ada empat penyebab banjir yang terjadi pada Selasa (19/1) lalu. Sedangkan penanganannya tidak bisa dilakukan setengah-setengah.
Kepala Bidang Perencanaan Teknis Kebinamargaan, PUPR Kota Tangerang, Hadi Baradin menjelaskan banjir diduga akibat terdampak dari pekerjaan tol JORR 2, di wilayah Benda. Selain itu diperparah dengan kondisi geografis wilayah yang cenderung datar. Penyebab berikutnya adalah aliran air di wilayah hilir melintas wilayah batas administrasi. Kemudian, tertahannya air yang bermuara di Laut Jawa turut memperburuk banjir.
“Hal ini tidak bisa ditangani setengah-setengah. Perlu upaya yang lebih komprehensif dan menyeluruh untuk menangani permasalahan ini. Dengan itu, PUPR telah membangun komunikasi bersama Kecamatan Benda, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane dan PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC),” ungkap Hadi dalam keterangan tertulis Dinas Kominfo Kota Tangerang yang diterima Satelit News, Senin (31/1).
Kata Hadi, pekan lalu semua pihak sudah bertemu dan melakukan diskusi dan survei bersama, pada titik genangan dan banjir di sekitar Tol JORR 2, khususnya belakang pintu Tol Benda Utama dan belakang Kantor Kecamatan Benda.
PUPR juga sudah memanggil PT Jasamarga JKC terkait izin drainasenya. PUPR meminta untuk evaluasi dan setting ulang saluran drainase yang dibangun. Hal itu juga dikaji, lewat indikator kejadian banjir kemarin dan keluhan warga setempat.
“Pertemuan selanjutnya, direncanakan akan diundang dengan instansi terkait yang lebih luas. Antara lain, dengan Ditjen Bina Marga, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) dan PT Angkasa Pura,” jelas Hadi.
Baca Juga: Jalan Sitanala Kota Tangerang Mulai Dilebarkan
Hadi mengaku respon dari pihak-pihak terkait cukup baik, namun dalam proses pengkajian, penanganan dan perbaikan dipastikan membutuhkan waktu. Namun, PUPR mengambil langkah sementara dengan siap siaga dengan kondisi Kecamatan Benda.
“Selain menyiagakan tim jika terjadi banjir kembali. PUPR juga telah melakukan pompanisasi dan perbaikan saluran drainase. Pastinya, terus mencari solusi jangka pendek dan jangka panjang untuk daerah yang terdampak,” katanya. (made)
























