SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Pandeglang, Taufik Hidayat, mengklaim program Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jakamantul) yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, tersebar di 35 Kecamatan.
Hal itu diungkapkan Taufik, saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan. Katanya, Musrenbang Kecamatan yang dilaksanakan setiap tahun, selalu berbeda program prioritasnya.
Namun tahun ini, dengan tidak mengabaikan program lainnya, “Jakamantul” menjadi skala prioritas.
“Program Jakamantul itu, tersebar disemua kecamatan. Pembagiannya, kurang lebih dua sampai tiga titik,” kata Taufik, saat membuka acara Musrenbang Kecamatan tahun 2023, di Kecamtan Kaduhejo dan Cipeucang, Selasa (8/2/2022).
Peningkatan infrastuktur menurutnya, dapat mempengaruhi kepada program prioritas lainnya seperti, kesehatan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Maka dari itulah ujarnya, “Jakamantul” dijadikan program prioritas di periode kedua Bupati dan Wabup Pandeglang.
“Ibu Bupati dan Pak Wabup (Irna Narulita – Tanto Warsono Arban), menjadikan program Jakamantul itu skala prioritas. Karena, infrastruktur dapat mempengaruhi terhadap kelancaran program prioritas lainnya,” tandasnya.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Perencanaan adalah sebuah harapan, yang dapat dibuat saat ini dan dilaksanakan tahun yang akan datang. Oleh sebab itu menurutnya, ajuan program tahun lalu yang tidak masuk tahun ini, bisa dimasukan kepada perencanaan tahun depan.
“Ini (program), tentu menyesuaikan dengan fiskal. Tapi, jika memang itu skala prioritas, bisa kembali diajukan tahun ini. Sehingga, tahun depan dapat direalisasikan,” tambah pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) ini.
Camat Cipeucang, Yayat Hidayat mengungkapkan, program “Jakamantul” di Kecamatan Cipeucang untuk tahun 2022, mendapat tiga titik yaitu, ruas jalan Kadugadung – Koncang, Salawi – Kadugadung, Parigi Kresek – Pasireurih.
“Tahun ini ada tiga titik, ini hasil ajuan tahun lalu,” klaim Yayat.
Sementara untuk ajuan tahun 2023, kata Yayat, menunggu hasil dari ajuan pada Musrenbang kali ini. “Tapi tetap, kita lihat skala prioritas. Karena pagu-nya terbatas,” imbuhnya. (nipal)
























