SATELITNEWS.ID, LEBAK—Sebanyak 32 madrasah yang terdiri dari madrasah tsanawiyah (MTs) dan madrasah aliyah (MA) yang tersebar di Kabupaten Lebak telah diusulkan ke Kemendag RI untuk mendapatkan bantuan perbaikan. Puluhan madrasah itu rusak setelah dihantam gempa bumi beberapa hari lalu.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lebak Badrusalam mengatakan, 32 sekolah yang rusak terdampak gempa bumi itu seluruh telah diusulkan ke Kemenag RI untuk bantuan perbaikan. “Ada 32 madrasah yang sudah kami usulkan perbaikannya ke pusat, salah satunya MTs di Curug Panjang, Cikulur yang memang kondisinya rusak berat karena longsor dan diperparah dengan gempa,” kata Badrusalam, Minggu (13/03/2022).
Badrusalam mengatakan, dari 32 madrasah hanya beberapa sekolah saja yang kondisi kerusakannya berat akibat gempa. Sisanya hanya rusak-rusak ringan dan sedang. “Hanya beberapa saja yang rusak parah seperti madrasah yang di Curug Panjang itu, kebanyakan hanya rusak ringan dan sedang saja,” ujarnya.
Badrusalam berharap Kemenag bisa mengakomodir usulan perbaikan puluhan madrasah tersebut, terutama madrasah-madrasah dengan tingkat kerusakan yang sangat parah. “Harapan saya usulan kami bisa direalisasikan ya, setidaknya 70 persen atau madrasah yang memang mengalami kerusakan berat,” kata dia.
Menanggapi usulan perbaikan itu, Kepala MTs Ar-Ribathiyah Kecamatan Cikulur, Nasrudin berharap usulan yang dilayang kan oleh Kemenag Lebak ke pusat bisa segera direalisasi. Sebab, menurut Nasrudin Madrasah yang dipimpinanya saat ini kerusakannya cukup parah dan sangat membahayakan keselamatan jiwa anak didiknya.
“Dari bulan November 2021 lalu ruangan kelas sudah dikosongkan karena rusak. Diperparah gempa bumi, kerusakan semakin memprihatinkan. Sehingga kami berharap bisa segera diperbaiki,” pungkasnya.(mulyana)
Baca Juga: MUI dan Kemenag Lebak Kompak Kecam Sumpah dengan Cara Injak Al’quran
























