SATELITNEWS.ID LEBAK—Setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lebak menyatakan sikap terkait klaim dukungan kyai untuk Presiden Jokowi memerintah selama 3 periode oleh mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, kini giliran Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Kabupaten Lebak angkat bicara. Apdesi menegaskan tidak ada rencana dukungan 3 periode untuk Presiden Joko Widodo.
Bantahan yang dikeluarkan Apdesi itu, tidak lepas kabar beredar akan ada deklarasi dukungan 3 periode untuk Joko Widodo selepas perayaan Idul Fitri mendatang. “Tidak, tidak ada rencana itu (dukungan 3 periode untuk Presiden Jokowi dan tidak ada pernyataan misalkan habis lebaran mau deklarasi gitu (dukungan tiga priode Jokowi), enggak ada,” kata Sekretaris Apdesi Lebak, Usep Pahlaludin, Senin (04/04/2022).
Menilik pada silaturahmi nasional (silatnas) beberapa hari lalu di Istora Senayan, Jakarta, Usep pun tak menampik adanya pernyataan Ketua Umum Adpesi Surtawijaya. Tapi, itu hanya sebatas menyuarakan aspirasi. “Kalau pak ketua yang saya tahu bilangnya begini ‘Mau 3 periode kek, mau seumur hidup kek, kalau itu diperbolehkan oleh regulasi ya kenapa tidak. Silakan saja, kan kita hanya menyuarakan aspirasi desa,” papar Usep, yang juga Kepala Desa Sangiang Jaya, Kecamatan Cimarga ini.
Menurut Usep, jika dalam acara silatnas pada 29 Maret 2022 lalu muncul keinginan-keinginan tersebut, hal itu tentu saja di luar rencana. “Sederhananya begini lah, kita ngundang bupati ke acara kita, lalu di acara ada celatak-celetuk kan itu di luar rencana kita. Ada yang sebelumnya sudah mendengar berita itu yang dihembuskan itu, kan kepala desa belakangan. Soal isu 3 perpanjangan masa jabatan itu kan jauh sebelumnya sudah menggelinding,” terangnya. “Yang celatak-celetuk bisa saja sudah tahu isu-isu begitu dari medsos lalu kemudian ini dimanfaatkan bagi komunitas tertentu jadi objek pembicaraan. Jadi enggak ada itu, enggak ada deklarasi setelah lebaran,” tegas dia. (mulyana)
























