Kedatangan para RT dan RW melakukan aksi unjukrasa yang “mengguncang” pelaksanaan Paripuran itu, dalam rangka mendukung program pengadaan sepeda listrik yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.
Para RT/l dan RW itu telah mendesak Ketua DPRD Pandeglang, Tubagus Udi Juhdi bersama anggota lainnya agar menemui mereka yang sedang berunjuk rasa.
Orator Ketua Forum RT dan RW Kelurahan Kadomas, Adha Khumaeni mengancam bakal menerobos masuk ke gedung DPRD Pandeglang jika Ketua DPRD Pandeglang yang menolak sepeda listrik tak menemuinya.
“Jangan salahkan kami masuk kedalam 600 orang, kalau Ketua DPRD Pandeglang Udi Juhdi tak hadir ditengah-tengah kami,” teriak Adha saat berorasi, Rabu (24/8/2022).
Ia menegaskan, bahwa pihaknya sangat mendukung pengadaan sepeda listrik untuk para Ketua RT dan RW. Karena dinilainya, sepeda listrik sangat dibutuhkan oleh para Ketua RT dan RW untuk menunjang kinerja dalam memberikan pelayanan.
“Kami mendukung rencana ibu Bupati Irna yang akan memberikan sepeda listrik kepada para Ketua RT dan RW,” katanya lagi.
Baca Juga: Paripurna Perubahan KUA PPAS TA 2025, Pemkab Diminta Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Dia juga menyindir, sikap empat fraksi di DPRD Pandeglang Fraksi Gerindra, Golkar, PKB, dan PPP, yang menolak rencana pengadaan sepeda listrik tidak peka terhadap kondisi para Ketua RT dan RW.
“Kami para RT dan RW yang penuh waktu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Harusnya, empat fraksi peka terhadap kondisi kami, jangan menolak sepeda listrik,” teriaknya lagi.
BeritaTerbaru
Sementara pada saat Paripurna, perwakilan Dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III DPRD Pandeglang, Eneng Nurhayati telah mengatakan, bahwa hasil reses pihaknya bersama para Anggota Dewan lainnya dari Dapil III, mayoritas masyarakat meminta diperhatikan prihal pembangunan infrastruktur jalan.
“Pada saat kami reses, masyarkat mayoritas meminta pembangunan infrastruktur jalan agar menjadi prioritas,” kata Eneng, saat menyampaikan hasil reses ke III Tahun Sidang 2021-2022.
Selain itu soal pendidikan, agama, pertanian, kesehatan dan sosial juga diungkapkannya, menjadi usulan masyarakat agar menjadi perhatian Pemkab Pandeglang.
“Itulah juga harus menjadi perhatian, namun tetap yang diminta prioritas oleh masyarakat adalah pembangunan infrastruktur. Karena jalan masih banyak yang tanah dan rusak parah,” tandasnya. (nipal)
Baca Juga: Polres Tangsel Larang Penggunaan Sepeda Listrik di Jalan Raya
























