SATELITNEWS, TANGERANG—Pengendalian dampak Covid-19, penguatan ekonomi dan infrastruktur hingga peningkatan pelayanan publik menjadi fokus rencana pembangunan di tahun anggaran 2023 mendatang. Selain itu, capaian yang belum maksimal juga menjadi prioritas kerja di tahun depan.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan hal itu saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2023 yang berlangsung secara daring, Kamis (03/02/2022).
Arief menyampaikan rencana pembangunan tahun 2023 merupakan penjabaran tahun kelima Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2019 – 2023, dimana perlu diperhatikan secara cermat terkait target kinerja yang telah direncanakan dalam RPJMD.
“Capaian target kinerja yang belum maksimal pada tahun sebelumnya, agar menjadi prioritas untuk dilaksanakan pada tahun 2023,” ujar Arief dalam rapat yang diikuti seluruh kepala OPD Pemkot Tangerang.
Dalam kesempatan itu, Arief menjabarkan program pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang berfokus pada penanganan dampak Covid-19, khususnya untuk memutus mata rantai Covid-19 dan pemulihan kesehatan masyarakat. “Situasi ini tentu berdampak pada menurunnya kinerja pembangunan pada aspek lainnya seperti pembangunan infrastruktur dan sarana penunjang lainnya,”ungkapnya.
Sementara terkait pembangunan infrastruktur meliputi pembangunan gedung-gedung, jalan dan jembatan. “Kalau tahun ini kan ada kegiatan pembangunan GOR, terus juga Gedung Pemuda di KNPI, pembangunan stadion baru, terus juga jalan , jembatan, masih banyaklah yang mesti kita benahi,” katanya.
Wakil ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Kosasih mengungkapkan RKDP tak luput dari visi dan misi walikota pada 2019-2023. Menurutnya, apabila berfokus pada terwujudnya Kota Tangerang sejahtera yang berakhlakul karimah dan berdaya saing, maka harus mengutamakan pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Dia menjelaskan, masyarakat Kota Tangerang harus mendapatkan pendidikan yang layak untuk mengembangkan kualitas diri. Kemudian dari segi kesehatan, Pemkot Tangerang harus mengedepankan pelayanannya. “Supaya nanti generasi Kota Tangerang bisa berdaya saing. Itu salah satu kalau masyarakat sehat dan pendidikan bagus kan daya saing semakin kuat,” katanya.
Dari segi pembangunan kata Kosasih di Kota Tangerang memang terus berjalan dan membaik. Mulai dari gedung hingga jalan. Namun demikian, dirinya meminta Kota Tangerang mengevaluasi dari tahun ke tahun. “Harus evaluasi dari tahun ke tahun. Terus berbenah, untuk kota Tangerang berbenah supaya kota Tangerang lebih tertata, rapih, bersih. Sebetulnya gini, manusia ada kekurangan kita jangan melihat dari itu, tapi kelebihan juga harus ditonjolkan, untuk melengkapi kekurangan ya harus berbenah untuk kepentingan masyarakat kota Tangerang,” jelasnya.
Dia mencontohkan banjir yang terjadi di Kota Tangerang setiap kali hujan besar datang. Meskipun drainase telah banyak direalisasikan, namun banjir selalu datang. Hal ini seharusnya menjadi pelajaran sehingga di tahun kemudian banjir tidak terulang kembali. “Ya sekarang yang ada genangan air mungkin solusinya seperti apa, itu sudah ada drainase tapi masih menggenang, apakah hulumya inib bermasalah ini harus dievaluasi kembali,” pungkasnya. (irfan/made)