Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Bola & Sport

Amnesty International Indonesia Soroti Penggunaan Kekuatan Berlebihan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 2 Okt 2022 17:02 WIB
Rubrik Bola & Sport, Nasional
Amnesty International Indonesia Soroti Penggunaan Kekuatan Berlebihan

MEMILUKAN: Gas air mata dilepaskan aparat kepolisian ke tribun suporter. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Amnesty International Indonesia menyoroti dugaan adanya penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat saat mengendalikan massa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam. Amnesty menilai, tindakan represif aparat yang menyebabkan ratusan korban meninggal itu, tidak bisa dibenarkan.

“Penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh aparat keamanan negara untuk mengatasi atau mengendalikan massa seperti itu tidak bisa dibenarkan sama sekali,” tegas Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, lewat keterangan tertulis, Minggu (2/10).

Oleh sebab itu, Usman meminta tragedi stadion Kanjuruhan diusut tuntas. Pihaknya meminta pemerintah segera membentuk tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

“Ini harus diusut tuntas. Bila perlu, bentuk segera Tim Gabungan Pencari Fakta,” imbaunya dikutip dari rm.id.

Amnesty menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban tragedi di stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Usman menilai, tragedi yang merenggut nyawa hampir 200 orang pada Sabtu (1/10) malam itu merupakan tragedi kemanusiaan yang menyeramkan dan memilukan. Apalagi, ada anak di bawah umur yang turut menjadi korban.

BeritaTerbaru

beebf346-c814-4de6-b0f9-236fa2e9cf04

KORMI Kota Tangerang Siapkan Ekskul Olahraga Tradisional di Sekolah

Sabtu, 9 Mei 2026 13:21 WIB
Preview Liverpool vs Chelsea, Demi Tiket Liga Champions

Preview Liverpool vs Chelsea, Demi Tiket Liga Champions

Sabtu, 9 Mei 2026 07:47 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB

“Ini betul-betul tragedi kemanusiaan yang menyeramkan sekaligus memilukan. Perempuan dan laki-laki dewasa, remaja dan anak di bawah umur, menjadi korban jiwa dalam tragedi ini,” tuturnya.

Tragedi Kanjuruhan ini, kata Usman, mengingatkan kembali peristiwa kelabu di Peru pada 1964 silam. Kala itu, lanjut dia, lebih dari 300 penonton sepakbola meninggal akibat tembakan gas air mata yang diarahkan polisi ke kerumunan massa.

“Lalu membuat ratusan penonton berdesak-desakan dan mengalami kekurangan oksigen,” ungkap Usman.

Sungguh memilukan, kata Usman, peristiwa 58 tahun silam di Peru itu kini terjadi di Indonesia. Menurutnya, tragedi di Kanjuruhan tidak seharusnya terjadi jika aparat keamanan memahami betul aturan penggunaan gas air mata.

Usman menyebut, pihaknya menyadari, aparat keamanan sering menghadapi situasi kompleks saat menjalankan tugas.

“Tapi mereka harus memastikan penghormatan penuh atas hak untuk hidup dan keamanan semua orang, termasuk orang yang dicurigai melakukan kerusuhan,” ingat Usman.

Saat ini, menurut Usman, dalam tragedi Kanjuruhan, akuntabilitas negara benar-benar diuji. Dia mendesak pemerintah untuk menyelidiki tragedi Kanjuruhan secara menyeluruh, transparan, dan independen. Termasuk, mengusut dugaan penggunaan kekuatan berlebihan yang dilakukan oleh aparat keamanan. “Serta mengevaluasi prosedur keamanan dalam acara yang melibatkan ribuan orang,” tandas Usman. (rm)

Tags: amnesti international Indonesiakanjuruhantragedi
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

SECOND (2)
Bola & Sport

Pilar Targetkan Juara Sepakbola Porprov Banten

Jumat, 8 Mei 2026 13:08 WIB
370930
Edukasi

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
jamaah haji indonesia fase kedua tiba
Nasional

12 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Jumat, 8 Mei 2026 12:53 WIB
Aston Villa vs Nottingham, Misi Comeback
Bola & Sport

Aston Villa vs Nottingham, Misi Comeback

Rabu, 6 Mei 2026 17:44 WIB
Arsenal Kembali ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun
Bola & Sport

Arsenal Kembali ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun

Rabu, 6 Mei 2026 17:41 WIB
Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat
Nasional

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Rabu, 6 Mei 2026 17:34 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Bupati Lebak Cek Kesiapan Lahan, Huntap Lebakgedong Mulai Juni 2026

Bupati Lebak Cek Kesiapan Lahan, Huntap Lebakgedong Mulai Juni 2026

Rabu, 6 Mei 2026 19:32 WIB
4 Kios di Cibodas Tangerang Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

4 Kios di Cibodas Tangerang Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 16:27 WIB
MUSYAWARAH - Musyawarah pengelolaan pendakian Gunung Pulosari, yang digelar di Balai Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Senin (11/5/2026). (ISTIMEWA)

Polemik Konservasi dan Pendakian Gunung Pulosari Pandeglang Berakhir Melalui Musyawarah ‎

Senin, 11 Mei 2026 16:44 WIB
Hadirkan Film Terbaru, Baim Wong Sutradarai Film Drama Keluarga 'Semua Akan Baik-baik Saja'

Hadirkan Film Terbaru, Baim Wong Sutradarai Film Drama Keluarga ‘Semua Akan Baik-baik Saja’

Jumat, 8 Mei 2026 15:35 WIB
Alat Perekaman Rusak, Layanan KTP El 6 Kecamatan di Lebak Tersendat

Alat Perekaman Rusak, Layanan KTP El 6 Kecamatan di Lebak Tersendat

Rabu, 6 Mei 2026 15:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.