Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Pemprov Banten Mulai Atur Siklus Kebutuhan Cabai, ABM Diharapkan Ikut Berperan Aktif

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 11 Okt 2022 17:13 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Gerakan nasional pengendalian inflasi pangan. (LUTHFI/SATELITNEWS.COM)

Gerakan nasional pengendalian inflasi pangan. (LUTHFI/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten, saat ini sudah mulai mengatur siklus kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan cabai yang begitu tinggi dan menyebabkan naiknya angka inflasi di Provinsi Banten, beberapa waktu yang lalu.


Pengaturan siklus itu untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga dan kelangkaan pada empat momen, dimana kebutuhan masyarakat akan Cabe begitu tinggi.

Empat momen itu yakni tahun baru masehi, Hijriah, perayaan Maulid Nabi, Idul Adha dan Idul Fitri.


Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, Pemprov Banten saat ini sudah melakukan gerakan penanaman cabai di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang dan Kota Serang. Dari kelima daerah itu, total lahan yang dipersiapkan sebanyak 58 hektar.


“Kota Serang kita alokasikan khusus 2 hektar di luar 58 hektar itu. Lahan itu kita kerja sama kamu dengan Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Provinsi Banten,” katanya, seusai melakukan tanam cabai bersama Walikota Serang dan Kepala BI Banten di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa (11/10/2022).


Agus melanjutkan, dengan gerakan nasional penanaman cabe yang dicanangkan oleh pemerintah itu, pihaknya berharap bisa mengkondisikan laju inflasi di Provinsi Banten.

Baca Juga: Ratusan Warga Desa Kaduengang Pandeglang Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Sebab, ketika saat ini dilakukan penanaman serentak, maka untuk beberapa momen perayaan di atas bisa diatasi terhadap kebutuhannya.

“Sampai saat ini memang harus diakui kita sering defisit terhadap kebutuhan cabe merah. Tapi kalau bisa disiasati untuk momen-momen di atas dengan tepat, insya Allah kebutuhan itu bisa dijaga dengan Langkah aksi ini,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Semester I 2026, Penyerapan Tenaga Kerja di Lebak Capai 792 Orang

Jumat, 24 Jul 2026 13:20 WIB
Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah. (ISTIMEWA)

Total Target Rp10,083 Triliun, Realisasi Pendapatan Pemprov Baru Rp4,4 Triliun

Jumat, 24 Jul 2026 13:08 WIB
Massa Tuntut Kasus Penculik Aktivis Lebak Diusut Tuntas

Massa Tuntut Kasus Penculik Aktivis Lebak Diusut Tuntas

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB
Judol Picu Rumah Tangga di Lebak Berantakan, Perceraian Capai 1.304 Perkara

Judol Picu Rumah Tangga di Lebak Berantakan, Perceraian Capai 1.304 Perkara

Kamis, 23 Jul 2026 18:25 WIB


Diungkapkan Agus, dalam setahun kebutuhan Cabe di Provinsi Banten mencapai 38.000 ton, sedangkan untuk besaran produksi kita hanya bisa mencapai 3.600 ton.

Artinya, jika mengandalkan petani lokal yang ada, kebutuhan yang bisa disuplay itu hanya sekitar 9,5 persen.


“Namun dengan gerakan ini, insya Allah kita optimis ke depan Banten bisa menjaga kebutuhan untuk sendiri. Ditambah lagi dengan Gerakan PKK dalam pemanfaatan lahan pekarangan dan lain-lainnya,” ungkapnya.


Untuk menjaga stabilitas harga dipasaran, Agus berharap peran aktif BUMD, dalam hal ini PT Agro Banten Mandiri (ABM) bisa maksimal sebagai offtaker hasil panen dari para petani. ABM dengan segala kewenangan dan SDM-nya nanti akan melakukan Langkah-langkah untuk menstabilkan harga cabe itu.

Baca Juga: MPLS Sekolah Rakyat Pandeglang Akan Dimulai Akhir Juli Nanti

“Sehingga harga di petani terjaga, dan tidak merugi. Begitu juga dengan harga di pasarannya, tetap stabil,” imbuhnya.


Terpisah, Direktur Utama (Dirut) PT ABM Saiful Wijaya PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) yang merupakan Perusahaan Daerah (Perseroda) mengaku dirinya siap menjadi oftaker hasil panen para petani di Banten seperti cabai, bawang, tomat dan yang lainnya dengan jaminan harga jual yang stabil berdasarkan standar yang berlaku.

Menurut Saiful, oftaker hasil pertanian yang dilakukan ABM itu penting dilakukan, agar dalam situasi apapun harga komoditi yang selalu memicu kenaikan angka inflasi itu bisa dikendalikan, karena stok kebutuhannya akan tercukupi.


“Kita siap memperkuat sektor perdagangan. Makanya ketika ada kegiatan tanam cabai kemarin, kita juga ikut serta, pada tahap pasca panennya tiga bulan nanti,” katanya.


Saiful menambahkan, meskipun baru dia tahun berdiri, namun ABM sudah memiliki dua gudang distribusi serta 350 jaringan warung-warung kecil yang dinamakan Warung Banten (Wanten), yang tersebar di seluruh daerah di Banten.


“Di Wanten ini kita baru bisa distribusikan bahan-bahan kebutuhan pokok seperti minyak, gula, beras dan lainnya. Sedangkan untuk komoditi cabai dan lainnya kita baru akan menjajakan sekarang, supaya nanti ketika panen kita bisa langsung oftaker,”ujarnya.


Namun demikian, lanjutnya, penanganan masalah yang saat ini tengah dihadapi tidak bisa ditangani oleh ABM sendiri, butuh kerjasama dengan pemerintah seperti Dinas Pertanian (Distan) Provinsi dalam melakukan pemetaan dimana titik-titik pertanian yang akan memasuki masa panen.


“Beberapa Gapoktan sudah bekerjasama, seperti petani bawang di Kramatwatu, padi di Pandeglang dan Kabupaten Serang,” pungkasnya. (mg2)

ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

PELANTIKAN - Pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa Kabupaten/Kota Se-Banten, dilantik di GSG DPRD Provinsi Banten, Kamis (23/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pokja Newsroom Jaga Desa Kabupaten/Kota Se-Banten Resmi Dilantik

Kamis, 23 Jul 2026 18:04 WIB
DIAMANKAN - Pelaku pengedar narkotika, diamankan polisi dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (ISTIMEWA)
Banten Region

2 Pengedar Narkotika Diamankan Ke Mapolres Serang

Kamis, 23 Jul 2026 17:40 WIB
UPACARA HAN 2026 - Pelaksanaan upacara Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026, tingkat Kabupaten Serang, Kamis (23/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Bupati Zakiyah Ajak Semua Elemen Masyarakat Penuhi Hak dan Lindungi Anak

Kamis, 23 Jul 2026 17:33 WIB
PELANTIKAN - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, melantik 4 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Pandeglang, Kamis (23/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Lantik 4 Pejabat Eselon II, Bupati Dewi: Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Kamis, 23 Jul 2026 15:38 WIB
SALURKAN BANTUAN - Jajaran Polres Pandeglang salurkan bantuan air bersih. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tangani Kekeringan, Jajaran Polres Pandeglang Turut Salurkan Bantuan Air Bersih

Kamis, 23 Jul 2026 13:45 WIB
Pengamat Kebijakan Publik, Ikhsan Ahmad. (ISTIMEWA)
Banten Region

Anggaran TA Pemprov Fantastis, Pengamat Sebut Eksekutif dan Legislatif Teledor

Kamis, 23 Jul 2026 13:35 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Dimyati Natakusumah Dinobatkan sebagai Brand Ambassador Catur Banten

Dimyati Natakusumah Dinobatkan sebagai Brand Ambassador Catur Banten

Minggu, 19 Jul 2026 16:10 WIB

Fraksi PKB Desak Kemendagri Segera Setujui TPP PPPK Teknis Kota Tangerang

Rabu, 22 Jul 2026 12:35 WIB

Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 15:26 WIB
Dinkes Kabupaten Tangerang Temukan 5.101 Kasus TBC, Warga Diminta Waspada Penularan

Dinkes Kabupaten Tangerang Temukan 5.101 Kasus TBC, Warga Diminta Waspada Penularan

Jumat, 24 Jul 2026 15:24 WIB
HARI ANAK NASIONAL - Gekrafs bekerjasama dengan Pemkab Pandeglang, menggelar acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, di Pendopo Bupati Pandeglang, Senin (20/7/2026). (ISTIMEWA)

Peringati HAN 2026, Teguhkan Komitmen Wujudkan Pandeglang Kabupaten Ramah Anak

Senin, 20 Jul 2026 18:27 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.