SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten masih mengkaji Surat Edaran (SE) Kemendagri, terkait dengan Bantuan Keuangan (Bankeu) kepada Pemkab Cianjur dalam rangka penanganan korban bencana gempa.
Dalam SE Mendagri Nomor 900.1.1/8479/SJ itu menghimbau kepada seluruh kepala daerah agar memberikan Bankeu kepada Pemkab Cianjur sesuai dengan kemampuan keuangannya masing-masing dengan tetap mematuhi mekanisme peraturan perundang-undangan.
Menanggapi hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, dengan telah terbitnya SE Mendagri tersebut dapat menjadi sebuah landasan untuk Pemerintah Daerah untuk membantu Pemkab Cianjur dalam penanganan pasca bencana alam dengan mengalokasikan pembiayaan yang bersumber dari APBD seperti Biaya Tidak Terduga (BTT) atau yang lainnya.
“Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan surat edaran sebagai landasan kita secara spesifik jika akan mengalokasi pembiayaan dari sumber APBD, misalnya melalui BTT. Kita sudah cukup mendapatkan struktur regulasi dari Menteri dalam negeri untuk kita bisa mendukung Cianjur dalam saat ini darurat dan nanti masuk pada masa rekonstruksi dan rehabiltasi,” ungkap Al Muktabar, Rabu (30/11/2022).
Selanjutnya, Al Muktabar juga menuturkan sebelumnya Pemerintah Provinsi Banten telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Cianjur yang terdampak akibat bencana gempa beberapa waktu lalu.
“Tahap awal kita sudah mengirimkan bantuan dan selanjutnya kita masih bisa berkontribusi kepada saudara kita di cianjur, Kita sedang komunikasi dengan Gubernur Jawa Barat mengenai perkembangan terkini dalam penangan Cianjur,” katanya.
Baca Juga: Gantikan Al Muktabar, Ucok Abdulrauf Dilantik Jadi Pj Gubernur Banten
Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti menyampaikan Surat Edaran Mendagri tersebut mengimbau Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk dapat memberikan bantuan dari BTT yang dialihkan nantinya dalam bentuk bantuan keuangan Kabupaten/Kota ke Cianjur disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Kita sudah berkirim surat kepada Pj Gubernur untuk dilakukan pengkajian berapa besaran yang akan dilakukan dan kita akan lakukan secara administrasi dari BTT kita dipindahkan bantuan keuangan ke Cianjur. Kita akan secepatnya bagaimana arahan Pj Gubernur, kita sudah siap dan tidak menganggu APBD kita,” ujarnya. (mg2)
























