SATELITNEWS.COM, SERANG–Pemprov Banten menargetkan, vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada tahun 2023 mencapai 50.000 dosis. Pada tahun 2022, Pemprov Banten sudah melakukan vaksinasi PMK sebanyak 20.150 dosis.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, untuk awal tahun 2023 ini saja pihaknya sudah melakukan vaksinasi sebanyak 24.527 dosis. Maka dari itu, dirinya optimis target sebesar itu akan tercapai di tahun ini.
“InsyaAllah tercapai. Apalagi kita selalu menggiatkan itu,” kata Agus Tauchid, Sabtu (28/1/2023).
Meskipun begitu, Agus mengakui banyak kendala yang ditemukan di lapangan pada saat proses vaksinasi dilakukan, seperti di beberapa daerah hewan ternaknya dipelihara secara ekstensif/dikepar. Sehingga, pada saat dilakukan vaksinasi kondisi medannya cukup sulit.
“Itu terjadi di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Selain itu juga, masih ada peternak yang menolak vaksinasi karena mengetahui ada reaksi post vaksinasi individual,” ujarnya.
Dikatakan Agus, pada tahun 2022 vaksin PMK dari pusat itu terbagi ke dalam 6 kali pengiriman sejak kebijakan vaksinasi PMK dikeluarkan pemerintah pusat untuk menangani wabah PMK pada sekitar April 2022.
Kiriman vaksin sebanyak 1.000-5.000 dosis per pengiriman tersebut, sudah terdistribusi ke kabupaten/kota semuanya, kecuali untuk pengiriman terakhir yang sebanyak 5 ribu dosis tadi.
“Terakhir awal November ini kami menerima kiriman 5 ribu vaksin. Sudah kami distribusikan1.425. Jadi sisanya masih 3.575 segera kami distribusi,” tambahnya.
Atas hal itu Agus berharap, pengiriman vaksin PMK untuk tahun 2023 ini bisa dipercepat agar semuanya bisa ditangani sejak awal. Meningat jumlah populasi hewan ternak berkuku genap di Banten mencapai 1,2 juta ekor. Selain itu, Banten juga menjadi daerah transit hewan-hewan dari Sumatera yang akan dikirim ke wilayah Jawa.
“Ini tentu harus mendapat perhatian serius dari pemerintah,” pungkasnya. (mg2)