SATELITNEWS.COM, SERANG–Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Banten, menyebar 28.000 patok lahan di delapan Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten.
Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten Rudi Rubijaya mengungkapkan, kegiatan itu merupakan rangkaian dari Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas), dengan target 1 juta patok lahan yang dimotori oleh Kementerian ATR/BPN, sebagai upaya untuk menggerakkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memasang dan menjaga tanda batas tanah yang dimilikinya.
“Sehingga dapat menghilangkan konflik maupun sengketa batas, ataupun sengketa kepemilikan,” kata Rudi, seusai menghadiri acara Gemapatas, di Lapangan Desa Ujung Tebu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Jumat (3/2/2023).
Dalam kegiatan itu juga, diserahkan secara simbolis sertipikat Hak Atas Tanah hasil kegiatan PTSL Tahun 2022, sertifikat hasil Redistribusi Tanah, sertipikat hasil BMN, sertipikat Aset Pemprov Banten dan sertipikat Aset Pemerintah Kabupaten Serang.
Rudi juga mengungkapkan, untuk 1 juta Patok yang akan dipasang, Provinsi Banten mendapatkan alokasi sebanyak 28.000 patok yang tersebar di 8 Kabupaten/Kota. Untuk Kabupaten Serang sendiri, jumlah patok yang akan dipasang yaitu sejumlah 5.600 patok.
Kemudian, Kabupaten Lebak sebanyak 8.000 Patok, Kabupaten Pandeglang 5.700 Patok, Kabupaten Tangerang 6.000 Patok. Selanjutnya, Kota Tangerang 200 Patok, Kota Cilegon 500 Patok, Kota Tangerang Selatan 500 Patok dan Kota Serang 200 Patok.
Baca Juga: BPN Siap Dukung Program Pemprov Banten, Sediakan Lahan Puluhan Hektar
“Pada tahun 2023, Provinsi Banten mendapatkan target PTSL yang terdiri dari PBT seluas 45.739 Hektar dan SHAT sebanyak 82.938 Bidang, untuk target Sertifikasi Tanah BMN sejumlah 348 Bidang, serta Redistribusi Tanah sebanyak 2.455 bidang,” paparnya.
Kegiatan yang dilakukan secara hibryd oleh Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto, yang dilakukan secara hibryd dari Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, juga mendapat rekor Muri Indonesia. (mg2)
