SATELITNEWS.COM, LEBAK—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menyebut Waduk Karian akan mulai digenangi air pada September 2023 mendatang. Hal itu, seiring dengan rampungnya pembangunan fisik terhadap DAM. Bahkan, di tahun ini juga bendungan terbesar ketiga di Indonesia ini rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
“September itu direncanakan mulai penggenangan setelah lahan 100 persen dan antara November-Desember kalau semua sudah clear, Insya Allah akan diresmikan Pak Presiden, targetnya memang akhir tahun ini,” kata Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lebak, Al Kadri belum lama ini.
Kepastian penggenangan Waduk Karian, kata Alkadri mengakut setelah Pemkab Lebak melakukan audiensi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) Banten beberapa hari lalu. Datangnya mereka, menyampaikan program Waduk Karian. “Betul BBWSC3 sudah menyampaikan progres baik pembangunan fisik maupun pengadaan lahan untuk bendungan tersebut kepada pemda yang diterima langsung Ibu Bupati,” ujar Alkadri.
Kata Al Kadri, perwakilan BBWSC3 menyampaikan bahwa, dari kebutuhan lahan seluas 2226,4 hektare dengan jumlah bidang tanah sebanyak 12.003 bidang, hingga 10 Februari 2023 sudah 88,55 persen atau seluas 1971,51 hektare lahan yang sudah terbebaskan. “Sisanya 254,93 hektare atau 1.434 bidang akan diselesaikan pada kuartal III tahun ini,” ungkap Al Kadri.
Setelah pembebasan lahan seratus persen selesai, direncanakan bendungan WaduK Cidurian akan mulai digenangi air pada bulan September 2023. Terkait dengan fasilitas umum mulai dari sekolah, sarana ibadah hingga kantor desa yang juga masuk dalam daerah genangan bendungan yang proses relokasinya sudah dimulai tahun 2021 akan diresmikan Bupati Lebak pada tanggal 23 Februari 2023.
“Termasuk relokasi makam, mereka menyampaikan bahwa pada tahun 2022 sudah dipindahkan 3.788 makam di tiga desa. Nah tahun ini akan diteruskan memindahkan sisanya sebanyak 6.328,” ujar Al Kadri.
Baca Juga: Bocah TK-SD di Lebak Tewas Tenggelam di Proyek Sodetan Karian
Pemerintah Daerah Lebak, lanjut Al Kadri, berharap Bendungan Karian bisa secepatnya berfungsi, baik untuk menampung air dan merendam banjir. “Tentunya bermanfaat bagi masyarakat. Ke depan setelah bendungan selesai, masyarakat yang mungkin mata pencahariannya hilang atau beralih karena tadinya punya sawah lalu karena terkena (pembangunan), nanti kita akan fasilitasi usaha di bidang lain. Karena di sekitar bendungan kan rencananya akan dibangun tempat wisata,” terangnya. (mulyana)
