SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang, siapkan anggaran sebesar Rp 2,2 Miliar, untuk penanganan kawasan kumuh.
Kepala DPRKP Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan, untuk penanganan kawasan kumuh difokuskan di 11 lokasi. Adapun penangananya yakni, berupa kegiatan pembangunan drainase dan pembangunan jalan lingkungan.
“Kita sudah menetapkan Surat Keputusan (SK) tentang kawasan kumuhnya, jadi di masing masing kecamatan itu memang ada kampung kampung dan desa desa kawasan kumuh,” kata Okeu, Senin (27/2/2023).
Okeu menuturkan, anggaran yang dialokasikan untuk penanganan kawasan kumuh ini totalnya mencapai Rp2,2 miliar. Tapi penanganannya itu itu sifatnya masih parsial.
“Karena kalau ingin menuntaskan satu titik kawasan kumuh itu beberapa program harus masuk disitu, seperti drainase, pembangunan jalan lingkungan, MCK, PJU, sarana persampahan dan pemadam kebakarannya, semua harus terpenuhi,” ujarnya.
Selanjutnya adalah, penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), sampai akhir tahun 2022 itu rutilahu masih ada sebanyak 2.200 unit yang harus ditangani. Dari jumlah itu pada tahun ini yang akan ditangani baru 300 unit dari dana APBD.
Baca Juga: Bedolan Pamarayan Kabupaten Serang, Tradisi Turun Temurun yang Dinanti Masyarakat
“Untuk APBD sekarang ada peningkatan dari Rp20 juta menjadi Rp25 juta per unit. Tapi mudah mudahan, juga dari APBN dan Pemprov Banten ada penanganan rutilahu untuk membantu Pemkab Serang,” pungkasnya. (sidik)

















